Waspada Jebakan Juru Kunci, Bali United Bertekad Amankan 3 Poin Kontra PSBS Biak
Aloisius H Manggol April 06, 2026 11:03 AM

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Bali United dijadwalkan menjamu PSBS Biak pada laga lanjutan BRI Super League 2025/2026 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, pada Senin, 6 April 2026 pukul 20.00 WITA. 

Pertandingan ini menjadi ujian konsistensi Serdadu Tridatu setelah jeda panjang kompetisi bertepatan dengan momen hari raya Nyepi dan Idulfitri. 

Meski sang lawan saat ini berstatus sebagai penghuni dasar klasemen, kubu tuan rumah enggan memandang remeh demi menghindari hasil buruk seperti laga sebelumnya.

Baca juga: Bali United Vs PSBS Biak Di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Waspada Jebakan Tim Juru Kunci

Pelatih Kepala Bali United, Johnny Jansen, mengungkapkan bahwa jeda waktu selama kurang lebih dua pekan memberikan dampak positif bagi kebugaran skuadnya, terutama dalam proses pemulihan pemain yang cedera. 

Jansen menjelaskan bahwa periode libur tersebut sangat membantu tim untuk mengintegrasikan kembali para pemain yang sempat absen lama ke dalam grup.

Baca juga: Pernah Setim dengan Legenda Persib, Pemain Kaliber Jepang Shoma Sato Mulai Jajal TC Bali United

"Selalu menyenangkan memiliki beberapa minggu atau hari libur karena saya rasa itu sangat bagus bagi kami. Kami bisa membawa para pemain yang cedera kembali mendekat ke tim," kata dia dalam sesi Pre Match Press Conference, pada Minggu 5 April 2026.


"Ada Jordy yang sebelumnya cedera dan sekarang sudah berlatih kembali bersama grup. Mirza juga sudah absen dalam periode yang cukup lama, namun jeda ini membantunya untuk segera kembali ke tim," sambungnya. 


"Selain itu, kami punya Brandon yang sudah berada di lapangan meski masih belum siap untuk bertanding, tetapi dia sudah mulai mendekat kembali ke skuad. Jadi, periode tersebut sangat baik untuk para pemain yang cedera," jabarnya. 


Meski mendapatkan amunisi tambahan dari pemain yang pulih, Jansen mengakui timnya tetap kehilangan beberapa pilar akibat sanksi larangan bertanding. 


"Untuk pertandingan ini, kami kehilangan pemain yang terkena suspensi. Itulah yang terjadi dalam sebuah musim, terkadang Anda kehilangan pemain karena cedera atau suspensi," kata Jansen. 


*Namun, saya pikir memiliki hari libur sangatlah bagus dan sekarang kami siap untuk bertanding besok melawan Biak," tambahnya.


Fokus utama Jansen adalah memperbaiki performa di awal laga agar kesalahan saat menghadapi tim papan bawah lainnya, Persis Solo, tidak terulang kembali. 


Ia menyoroti bagaimana Bali United sempat tampil buruk di babak pertama pada laga tersebut meski mampu bangkit di babak kedua. 


Untuk menghadapi Biak, Jansen menginginkan kontrol penuh sejak peluit pertama dibunyikan.


"Sangat jelas bahwa kami tidak ingin kalah, dan pertandingan besok akan kembali berjalan sulit. Saat melawan Persis Solo, babak pertama benar-benar tidak bagus," ujarnya. 


"Di babak kedua kami bermain jauh lebih baik dan seharusnya bisa mencetak gol karena saya pikir kami memiliki banyak peluang. Tetapi sekali lagi, babak pertama saat itu tidak baik. Jadi untuk besok, kami menginginkan awal pertandingan yang lebih baik dan kami ingin mengontrol jalannya laga," jabar dia. 


"Hal terpenting adalah kami ingin memenangkan pertandingan ini. Kami sudah membicarakannya dengan tim dan saya rasa kami siap untuk besok," tegas pelatih asal Belanda tersebut.


Nada optimisme juga datang dari pemain asing Bali United, Thijmen Goppel. Goppel merasa kondisi fisiknya jauh lebih bugar setelah mendapatkan waktu untuk beristirahat sejenak dari rutinitas kompetisi yang padat. 


Baginya, kemenangan adalah harga mati terlepas dari bagaimana cara tim bermain di lapangan nantinya.


"Saya rasa saya siap. Menurut saya sangat menyenangkan memiliki beberapa hari libur, karena terkadang bagus bagi tubuh untuk benar-benar beristirahat total," kata Goppel


"Saya pikir beberapa hari libur itu hanya akan membuat kami menjadi lebih baik dan ya, kami siap untuk besok. Sejujurnya saya sudah tidak sabar," sambungnya. 


Menanggapi pertanyaan mengenai motivasi pribadinya setelah beberapa laga belum meraih kemenangan, Goppel menyatakan bahwa targetnya tetap sama di setiap pertandingan. 


Ia menekankan pentingnya efektivitas dan sedikit faktor keberuntungan untuk mengamankan poin penuh di kandang sendiri.


"Maksud saya, setiap pertandingan besok tidak ada bedanya dengan pertandingan lainnya. Tentu saja setiap laga Anda ingin menang," ujarnya. 


"Terkadang Anda membutuhkan sedikit keberuntungan di pihak Anda, dan terkadang Anda hanya bermain tidak cukup baik, atau Anda bermain cukup baik tetapi tetap tidak memenangkan pertandingan," imbuh Hoppel. 


"Saya ingin memenangkan pertandingan. Jika itu diraih dengan sepak bola yang bagus, maka itu hal yang menyenangkan. Tapi saya rasa besok hal yang paling penting adalah tiga poin dan kami semua ingin mendapatkan poin tersebut," pungkas Goppel.


Secara analisis, pertandingan pekan ini menjadi krusial bagi Bali United untuk tetap bersaing di papan atas Super League 2025/2026. 


Kembalinya Jordy dan Mirza ke dalam skuad memberikan opsi taktikal yang lebih luas bagi Johnny Jansen di lini tengah dan belakang. 


Namun, Bali United juga dituntut tampil dengan kedisiplinan tinggi agar tidak kecolongan oleh serangan balik PSBS Biak.


Di sisi lain, PSBS Biak yang berada di dasar klasemen diprediksi akan bermain tanpa beban, situasi yang justru sering kali menyulitkan tim-tim besar. 


Analogi yang disampaikan Jansen mengenai laga kontra Persis Solo menjadi peringatan keras bahwa dominasi di atas kertas tidak menjamin hasil jika tim gagal memulai laga dengan intensitas tinggi. 


Penguasaan lini tengah akan menjadi kunci utama Bali United untuk meredam potensi kejutan dari tim tamu. (*) 


Head to Head PSBS Biak vs Bali United : 


22 Desember 2025 PSBS Biak 0 - 3 Bali United 
11 Maret 2025 Bali United 0 - 2 PSBS Biak
3 November 2024 PSBS Biak 2 - 0 Bali United 


Prediksi susunan pemain : 


Bali United (4-3-3)


PG: Mike Hauptmeijer
Belakang: Rizky Dwi, Kadek Arel, Joao Ferrari, Ricky Fajrin (C),
Tengah: Tim Receveur, Mirza Mustafic, Teppei Yachida
Depan: Thijmen Goppel, Boris Kopitovic, Irfan Jaya
Pelatih: Johnny Jansen


PSBS Biak (4-3-3) 


PG: Kadu
Belakang: George Brown, Nurhidayat, Sandra Embalo (C), Pablo Andrade
Tengah: Heri Susanto, Eduardo Barbosa, Yano Putra. 
Depan: Ruyery Blanco, Mohcine Hassan, Ilham Armaiyn
Pelatih : Marian Mihail

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.