TRIBUNPADANG.COM, PADANG – Semen Padang FC harus mengakui keunggulan Persib Bandung dengan skor 0-2 dalam lanjutan BRI Super League pekan ke-26, Minggu (5/4/2026) di Stadion Haji Agus Salim.
Dua gol kemenangan Maung Bandung dicetak oleh Ramon De Andrade Souza masing-masing di babak pertama dan babak kedua.
Usai pertandingan, pelatih Semen Padang, Imran Nahumarury, menyampaikan permohonan maaf kepada suporter dan masyarakat Padang atas hasil yang diraih timnya.
“Saya minta maaf kepada para suporter dan masyarakat Padang karena tidak berhasil mendapatkan tiga poin. Setiap pertandingan itu berbeda, apalagi kita tahu kualitas Persib Bandung seperti apa,” ujarnya saat jumpa pers usai pertadingan.
Imran mengungkapkan timnya sebenarnya sudah menyiapkan berbagai rencana setelah laga sebelumnya. Namun, efektivitas menjadi pembeda dalam pertandingan tersebut.
Baca juga: Prakiraan Cuaca Sumbar Hari Ini 6 April 2026: BMKG Rilis Kondisi 7 Kota, Padang Hujan Sedang
“Setelah melawan PSBS Biak, kita sudah menyiapkan beberapa planning dan opsi. Tapi ini sepak bola. Kalau kita tidak bisa cetak gol, kita kebobolan. Persib sangat efektif, mereka tidak butuh banyak peluang, ada momen langsung jadi gol,” jelasnya.
Menurutnya, Semen Padang bukan tanpa peluang. Sejumlah kesempatan emas sempat didapat melalui Maicon Souza dan Angelo Meneses, namun gagal dikonversi menjadi gol.
“Kita punya peluang, tapi memang tidak bisa membongkar pertahanan mereka yang rapat. Dalam sepak bola bukan soal seberapa banyak peluang, tapi bagaimana peluang itu jadi gol,” katanya.
Meski kalah, Imran tetap mengapresiasi perjuangan para pemainnya yang tampil maksimal sepanjang pertandingan.
“Saya bangga dengan pemain, mereka berjuang luar biasa. Mereka tahu ini pertandingan sulit, tapi tetap mencoba menciptakan peluang. Ini jadi catatan untuk kami memperbaiki tim ke depan,” tambahnya.
Hal senada disampaikan pemain Semen Padang, Ade Kristiano. Ia menilai seluruh pemain sudah memberikan kemampuan terbaik meski hasil belum berpihak.
“Teman-teman pemain sudah memberikan yang terbaik. Pertandingan memang sangat sulit, tapi kami sudah bekerja keras. Ini jadi evaluasi untuk pertandingan selanjutnya,” ujarnya.
Ade berharap timnya bisa bangkit dan meraih hasil maksimal pada laga berikutnya.
“Semoga di pertandingan selanjutnya kita bisa meraih tiga poin,” tutupnya.
Hasil ini membuat Semen Padang masih tertahan di papan bawah klasemen, sementara Persib Bandung semakin kokoh di puncak berkat performa impresif dan efektivitas lini serang mereka.
Baca juga: Usai Dipermalukan Persib 0-2, Semen Padang Kini Incar Poin di Kandang Persis Solo 12 April Mendatang
Laga yang dipimpin wasit Muhammad Tri Santoso ini berlangsung sengit sejak awal hingga akhir pertandingan.
Tuan rumah langsung tampil menekan demi mengamankan poin penting untuk keluar dari zona degradasi. Sejumlah peluang berhasil diciptakan sejak awal laga, termasuk peluang Angelo Meneses pada menit kedua yang masih melebar.
Dominasi Semen Padang berlanjut hingga pertengahan babak pertama. Sundulan Diego Mauricio pada menit ke-11 dan peluang Guillermo Hernandez Hierro semenit berselang belum mampu membuahkan gol setelah masih bisa digagalkan kiper Persib, Teja Paku Alam.
Meski terus ditekan, Persib justru mampu mencuri keunggulan lebih dulu. Pada menit ke-31, Ramon De Andrade Souza sukses memanfaatkan umpan datar Berguinho dari skema serangan balik untuk membawa tim tamu unggul 0-1.
Tertinggal satu gol, Semen Padang terus berupaya menyamakan kedudukan. Namun hingga turun minum, skor 0-1 untuk keunggulan Persib tetap bertahan.
Baca juga: Ban Motor Selip, Mahasiswa Asal Dharmasraya Tewas Tertabrak Truk di Gunung Talang Solok
Memasuki babak kedua, Semen Padang melakukan dua pergantian pemain dengan memasukkan Firman Juliansyah dan Muhammad Kasim Botan. Pergantian ini membuat serangan tuan rumah semakin meningkat.
Namun, Persib tetap mampu memberikan ancaman. Pada menit ke-52, Ramon kembali mengancam lewat tusukannya, tetapi masih bisa diamankan kiper Semen Padang.
Pelatih Persib, Bojan Hodak, kemudian melakukan perubahan dengan memasukkan Luciano dan William Barros pada menit ke-62. Pergantian ini terbukti efektif meningkatkan intensitas serangan tim tamu.
Hasilnya terlihat pada menit ke-69. Persib menggandakan keunggulan menjadi 0-2 lewat gol kedua Ramon De Andrade Souza. Berawal dari sepak pojok Thom Haye, bola gagal diantisipasi dengan baik oleh kiper Semen Padang dan langsung disambar Ramon menjadi gol.
Tertinggal dua gol, Semen Padang meningkatkan intensitas serangan. Namun kondisi hujan lebat yang mengguyur lapangan sejak menit ke-75 membuat permainan menjadi sulit berkembang karena lapangan licin.
Baca juga: Ban Motor Selip, Mahasiswa Asal Dharmasraya Tewas Tertabrak Truk di Gunung Talang Solok
Sejumlah peluang masih sempat tercipta, termasuk sepakan Guillermo Hernandez Hierro pada menit ke-90, tetapi kembali mampu ditepis Teja Paku Alam.
Hingga tambahan waktu empat menit berakhir, skor 0-2 untuk kemenangan Persib Bandung tidak berubah.
Dengan hasil ini, Semen Padang tertahan di peringkat 17 dengan 20 poin. Sementara Persib Bandung semakin kokoh di puncak klasemen dengan koleksi 61 poin.
Susunan Pemain:
Semen Padang FC:
Rendy Oscario (GK), Ravy Dieulerinche Tsouka Dozi, Angelo Meneses, Ade Kristiano, Asyraq Gufran, Maicon Souza, Diego Mauricio, Boubakary Diarra, Ripal Wahyudi, Kazaki Nakagawa, Guillermo Hernandez Hierro.
Persib Bandung:
Teja Paku Alam (GK), Eliano Reijnders, Julio Cesar, Kakang Rudianto, Beckham Putra, Adam Alis, Marc Klok, Thom Haye, Federico Barba, Berguinho, Ramon De Andrade Souza.(*)