TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Tifauzia Tyassuma atau Dokter Tifa menyindir Rismon Sianipar yang kini dilaporkan Jusuf Kalla ke Bareskrim Polri.
Tifa menyebut Rismon akan tetap meminta permintaa serupa dengan Jokowi.
Rismon dan Tifa kini sudah tidak berada dalam satu kubu.
Rismon Sianipar mendadak meminta restorative justice di kasus ijazah Jokowi.
Sedangkan Dokter Tifa dan Roy Suryo masih tetap berkeyakinan ijazah Jokowi palsu.
Belum selesai perkara di Polda Metro Jaya, kini Rismon harus berhadapan dengan Bareskrim Polsi.
Kuasa hukum Jusuf Kalla, Abdul Haji Talaohu mengatakan laporan dibuat atas video Rismon yang beredar di media sosial.
Dalam video, Rismon menyebut Jusuf Kalla Wakil Presiden RI ke 10 dan 12 ini menggelontorkan uang Rp 5 miliar untuk mendanai Roy Suryo Cs di kasus ijazah Jokowi.
Atas tuduhan itulah JK melaporkan Rismon ke Bareskrim Polri terkait dugaan pencemaran nama baik dan fitnah.
"Kasus dugaan perbuatan pencemaran nama baik dan tuduhan fitnah oleh terduga RS terkait tuduhan Pak JK di balik kasus ijazah Pak Jokowi," katanya.
Juru Bicara JK, Husain Abdullah, menyatakan, pembuatan LP terhadap Rismon bakal diwakili oleh kuasa hukumnya.
“Diwakili pengacara,” ujar Husain.
Atas laporan itu, Dokter Tifa menyindir Rismon.
Baca juga: Blak-blakan Rismon Buka Aktor di Balik Kasus Ijazah Jokowi, Bukan JK : Selesaikan Pendananya
Lewat akun X pribadi, Tifa menyebut Rismon akan tetap mengajukan retorative justice kepada Jusuf Kalla.
"Rismon mau Restorative Justice lagi sama pak Jusuf Kalla?
Nanti kalau dilaporkan Tito Karnavian, Muhammad Nuh Al Azhar juga mau Restorative Justice juga? Mereka yang bolak-balik dicaci maki gila-gilaan oleh si Omon.
Panjang kali pun daftar koplak kau, Mon, Mon." tulis Tifa di X.
Baca juga: Balasan Jusuf Kalla Usai Dituduh Bayar Rp 5 Miliar untuk Kasus Ijazah Jokowi, Rismon Terancam
Dalam video yang beredar, wajah Rismon hanya muncul sekilas di awal. Setelah itu, video menampilkan potongan gambar Jusuf Kalla dengan suara yang mengatasnamakan Rismon.
"Saya Rismon Hasiholan Sianipar, dengan ini menyatakan ada pejabat elite di balik tuduhan kasus ijazah Pak Jokowi di mana Jusuf Kalla ikut mendanai Roy Suryo dan Tifa kurang lebih Rp 5 miliar. Dan saya ikut menyaksikan pertemuan tersebut," bunyi video tersebut.
Namun, keaslian video tersebut belum dapat dipastikan.
Di tengah perkembangan kasus yang menjeratnya, Rismon juga mengajukan permohonan penyelesaian perkara melalui mekanisme restorative justice kepada penyidik.
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanudin mengatakan, kepolisian saat ini tengah menindaklanjuti permohonan tersebut.
"Jadi beberapa hari yang lalu RHS ini bersama pengacaranya menyampaikan permohonan fasilitasi restorative justice kepada penyidik. Dan kami sedang melakukan upaya untuk memfasilitasi permohonan yang disampaikan oleh tersangka RHS," katanya.
Jusuf Kalla Bantah Tuduhan di Video Rismon
Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla membantah isu dirinya mendanai kasus ijazah palsu Jokowi.
Di media sosial, beredar video yang menarasikan peneliti forensik digital, Rismon Sianipar, menuduh Jusuf Kalla mendanai Roy Suryo sebesar Rp 5 miliar untuk memperkarakan ijazah Jokowi.
"Saya tidak pernah terlibat dalam hal tersebut dan tidak pernah membantu atau apa pun dengan cara apa pun Roy Suryo dan Rismon itu. Apalagi (tidak) pernah ketemu. Kalau memang pernah ketemu di mana, kapan?" kata Jusuf Kalla di kediamannya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Minggu (5/4/2026).
https://whatsapp.com/channel/0029VaGzALAEAKWCW0r6wK2t