Kronologi Warga Pringsewu Hilang di Sungai Rantau Tijang Setelah Terpeleset
taryono April 06, 2026 03:19 PM

Tribunlampung.co.id, Pringsewu – Derasnya arus Sungai Rantau Tijang menjadi awal hilangnya seorang warga bernama Rizal Kurniawan (28) pada Minggu sore, 6 April 2026.

Dalam hitungan detik, korban diduga terpeleset saat melintas di tepian sungai yang debit airnya meningkat tajam, lalu terseret arus tanpa sempat menyelamatkan diri.

Upaya pencarian segera dilakukan setelah warga melaporkan kejadian tersebut. 

Namun hingga kini, korban belum ditemukan, sementara arus sungai yang masih kuat dan kondisi cuaca yang berubah-ubah menjadi tantangan utama bagi tim gabungan di lapangan.

Warga Pekon Rantau Tijang, Kecamatan Pardasuka, Kabupaten Pringsewu, itu dilaporkan terseret arus sungai pada Minggu sore, 6 April 2026, akibat peningkatan debit air yang cukup signifikan.

Saat kejadian, Rizal Kurniawan tengah dalam perjalanan pulang dari kebun.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 16.30 WIB di aliran Sungai Rantau Tijang, yang saat itu sedang deras akibat meningkatnya debit air.

Diduga, korban terjatuh dan terseret arus sungai dengan kedalaman yang diperkirakan mencapai tiga meter.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pringsewu Nang Abidin Hasan membenarkan kejadian tersebut.

Ia menjelaskan bahwa pihaknya segera berkoordinasi dengan aparat setempat setelah menerima laporan dari warga.

"Begitu menerima informasi, kami langsung berkoordinasi dengan unsur Forkopimcam, TNI, Polri, serta aparat pekon untuk melakukan upaya pencarian terhadap korban," ujar Nang Abidin kepada Tribun Lampung pada Senin, 6 April 2026.

Hingga siang hari ini, tim gabungan yang terdiri dari personel kepolisian, TNI, BPBD, serta dibantu oleh pamong dan warga setempat, masih terus melakukan pencarian di sekitar lokasi kejadian. Namun, hingga kini korban belum berhasil ditemukan.

Abidin menambahkan bahwa proses pencarian terkendala oleh kondisi arus sungai yang masih deras serta cuaca yang tidak menentu. Meskipun begitu, tim pencarian terus berupaya maksimal dengan menyisir aliran sungai dan area sekitar.

"Kondisi saat ini, korban masih dalam pencarian. Tim terus melakukan penyisiran di sepanjang aliran sungai dengan tetap memperhatikan keselamatan petugas," jelasnya.

"Untuk sekarang, kami masih berupaya semaksimal mungkin dalam pencarian korban," pungkasnya.

(Tribunlampung.co.id/ Oky Indrajaya)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.