Buya Yahya Ungkap Cara Didik Anak Sejak Kecil: Laki-laki Jadi Pelindung, Perempuan Jaga Kehormatan
Ansari Hasyim April 06, 2026 03:20 PM

SERAMBINEWS.COM – Mendidik anak laki-laki dan perempuan ternyata memiliki seni dan penekanan yang berbeda meski keduanya harus sama-sama berlandaskan kasih sayang.

Pengasuh Lembaga Pengembangan Da'wah dan Pondok Pesantren Al-Bahjah, Buya Yahya, memberikan catatan penting bagi para orang tua dalam mendidik anak dan membentuk karakter buah hati sejak dini.

Menurut Buya Yahya, ada satu sifat mendasar yang harus ditanamkan kepada anak laki-laki agar mereka tumbuh menjadi sosok yang bertanggung jawab di masa depan.

Kasih Sayang Sebagai Fondasi Utama

Sebelum masuk pada perbedaan perlakuan, Buya Yahya menekankan bahwa kasih sayang adalah kunci utama dalam pendidikan anak.

"Mendidik anak laki-laki dan perempuan pada dasarnya sama, kita mendahulukan kasih sayang. Artinya semua yang kita lakukan atas dasar kasih dan sayang kita kepada mereka," ujar Buya Yahya dikutip dari YouTube Al Bahjah, Senin (6/4/2026).

Bagi anak laki-laki, Buya Yahya memberikan penekanan khusus agar mereka mengerti peran sebagai pelindung. Sifat ini harus dipupuk bahkan sejak mereka masih berusia kanak-kanak.

Baca juga: Jangan Paksa Anak! Buya Yahya Ungkap Cara Mengarahkan Sesuai Potensinya

Anak laki-laki perlu diajari cara menghargai dan menjaga kehormatan saudara perempuannya, baik kakak maupun adik.

"Laki-laki itu, biarpun masih anak-anak, dia harus mengerti bahwa kakaknya atau adiknya adalah tanggung jawabnya. Artinya dia harus bisa melindungi dan menjaga kehormatan saudari perempuannya," tegas Buya.

Dengan menanamkan pemahaman ini, anak laki-laki akan tumbuh dengan rasa tanggung jawab yang besar, karena ia merasa memiliki peran sebagai pengayom bagi wanita di sekitarnya.

Sementara itu, untuk anak perempuan, Buya Yahya menitikberatkan pada pendidikan menjaga kehormatan diri dan rasa malu.

Hal ini bukan berarti membatasi, melainkan memberikan pemahaman bahwa diri mereka sangat berharga.

Anak perempuan harus menyadari bahwa saat saudara laki-lakinya mencoba melindungi, itu adalah bentuk penghormatan atas kemuliaan mereka.

Baca juga: Persahabatan karena Allah, Akankah Dipertemukan Kembali di Akhirat? Ini Penjelasan Buya Yahya

"Anak perempuan kita ajari bagaimana dia menjaga kehormatan dirinya. Lebih kita tanamkan rasa malu. Dia harus merasa bahwasanya saat saudara laki-lakinya ingin menjaganya, itu karena dia memang mulia," jelasnya lagi.

Di akhir penjelasannya, Buya Yahya berharap orang tua dapat konsisten dalam memberikan catatan-catatan kebaikan ini kepada anak-anak.

Sinergi antara anak laki-laki yang mengayomi dan anak perempuan yang menjaga kehormatan akan menciptakan hubungan persaudaraan yang kuat dan bermartabat.

"Jadilah anak laki-laki yang punya tanggung jawab mengayomi melindungi saudara perempuan. Dan anak perempuan, jagalah kehormatan dan pahami bahwa perlindungan saudara laki-lakimu adalah demi kemuliaanmu," tutup Buya Yahya dengan pesan penuh doa.

(Serambinews.com/Firdha)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.