Iwan Setiawan Pamit Sementara dari Sriwijaya FC Usai Kekalahan Telak 0-6
Abdul Hafiz Sripo April 06, 2026 04:27 PM

SRIPOKU.COM - Pasca Elang Andalas dibantai PSPS Pekanbaru dengan skor telak 0-6 pada laga ke-23 putaran ketiga Pegadaian Championship 2025/26 di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Jumat (3/4/2026), pelatih kepala Sriwijaya FC, Iwan Setiawan, berpamitan sementara.

"Cuma memang saya meninggalkan anak-anak dulu," ujar pelatih Sriwijaya FC yang kerap dijuluki "Jose Mourinho-nya Indonesia" tersebut.

Meski begitu, pelatih Sriwijaya FC yang akrab disapa Ayah ini berjanji akan tetap mendampingi tim saat menghadapi Persekat Tegal pada Minggu (12/4/2026) pukul 15.30 WIB di Stadion Trisanja, Tegal.

"Untuk pertandingan Sriwijaya FC lawan Persekat Tegal nanti saya sudah ada. Karena saat ini saya ada undangan refreshment instructor bersama Direktur Teknik dari Belanda, Alex. Saya akan di Jakarta selama seminggu bersama 48 instruktur lainnya dalam kegiatan PSSI," jelas Iwan Setiawan.

Profil Coach Iwan Setiawan

Coach Iwan Setiawan atau biasa disapa Iwan adalah sosok pelatih yang cukup dikenal masyarakat Indonesia karena sering kali menebar psywar sebelum pertandingan dimulai. Perkataannya tak jarang memancing emosi pelatih, pemain, dan pendukung tim lawan.

Sebelum menjadi pelatih, Iwan adalah seorang pemain sepakbola profesional. Ia mengawali karier profesionalnya saat berusia 19 tahun bersama Pelita Jaya pada 1987. Setelah itu, ia ke Arseto Solo, Persija Jakarta.

Sedangkan bersama Timnas Indonesia, pria kelahiran Medan, 5 Juli 1968 ini mulai bergabung dari Timnas U-16, Timnas U-19 hingga Timnas Senior.

Setelah itu ia memutuskan untuk pensiun dan menjadi pelatih. Ilmu kepelatihannya terus dikejar dan dipelajari. Iwan mendapatkan lisensi C dan B AFC tahun 1997.

Pelatih berlisensi AFC Pro tercatat terakhir sebagai pelatih Persema Malang. Beberapa klub telah disinggahinya yakni Persibo Bojonegoro, PSBL Langsa, Persibo, PS Siak, Serpong City FC, Persela, Borneo FC, Persela, Pusamania Borneo, Persija, Persijatim Solo, PSMS, Persibom, Timnas U23 2004/05, PSBL Langsa (Dirtek), Persekaba,
Persijatim Solo, Persija, Persikabo, Persija Youth. 

Persija Junior menjadi klub profesional pertamanya ia latih. Setelah itu, ia mulai malang melintang melatih beberapa klub liga Indonesia, seperti Persikabo, Persija Jakarta, Persijatim Solo, Persibom, PSMS Medan, Persebaya Surabaya.

Di tengah kepelatihannya bersama klub-klub, ia diminta menangani Timnas junior Indonesia. Iwan berhasil membawa Timnas Indonesia U-14 menjuarai Piala Asia Pasifik pada 2004.

Baca juga: Penyebab Sriwijaya FC Dibantai PSPS 0-6, Coach Iwan: Mungkin Psikis

Nama Iwan di ajang kompetisi Indonesia makin terkenal akan sikap kontroversinya. Atas sikapnya itu ia dijuluki Jose Mourinho-nya Indonesia.
Pada awal musim 2017, ia ditunjuk untuk menangani Persebaya dalam mengarungi kompetisi Liga 2.

Bukan Iwan namanya jika tidak ada kontrovesi, saat itu ia terlibat permusuhan bersama salah satu suporter besar Indonesia, Bonek.  Para suporter fanatik meminta Iwan mundur akibat beberapa hasil yang tidak memuaskan, keluarlah teriakan "Iwan Out! Iwan Out", sontak emosi Iwan terpancing dan mengacungkan jari tengah.

Tidak berselang lama Iwan meminta maaf kepada Bonek atas tindakannya tersebut dan Manajemen klub menghukumnya dengan larangan mendampingi timnya dalam satu laga dan denda uang. Tak lama kemudian Iwan akhirnya resmi dipecat dari jabatannya sebagai pelatih Persebaya Surabaya.

Tak butuh lama, pada Agustus 2017, Iwan resmi ditunjuk kembali untuk melatih Borneo FC, klub yang pernah ia tangani. Ia dikontrak sampai akhir musim Liga 1 2017. Sebelumnya, ia pernah membawa Borneo juara Divisi Utama 2014 dan Piala Gubernur Kaltim 2016.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.