El Nino Godzilla Picu Masalah Kulit, Ini Tipe Kulit Rentan dan Tips Perawatannya
Tommy Kurniawan April 06, 2026 05:11 PM

TRIBUNJAMBI.COM - Fenomena El Nino ekstrem yang dijuluki “Godzilla” diperkirakan membawa dampak signifikan terhadap kondisi lingkungan, termasuk kesehatan kulit manusia.

Istilah tersebut merujuk pada fase El Niño yang sangat kuat, yang ditandai dengan peningkatan suhu udara, paparan sinar ultraviolet (UV) yang lebih tinggi, serta menurunnya tingkat kelembapan.

Dokter spesialis Dermatologi, Venereologi, dan Estetika, Arini Astasari Widodo, menjelaskan bahwa kondisi cuaca panas dan kering dapat memperburuk berbagai gangguan kulit.

Jerawat Mudah Muncul Saat Cuaca Panas
Pada kondisi suhu tinggi, produksi minyak alami kulit atau sebum cenderung meningkat.

Kombinasi antara produksi minyak berlebih dan permukaan kulit yang kering dapat memicu peradangan hingga munculnya jerawat.

Dermatitis Atopik Berisiko Kambuh

Selain jerawat, penderita eksim atau Dermatitis Atopik juga berisiko mengalami kekambuhan lebih sering.

Baca juga: Promo Ramen 1, Solaria, Watsons dan Little Tawan di WTC Jambi

Baca juga: Penjelasan Ending Film Humint, Kolaborasi Musuh Demi Selamatkan Misi

Hal ini disebabkan oleh melemahnya fungsi pelindung kulit atau skin barrier yang semakin terganggu akibat kondisi cuaca ekstrem.

"Jenis kulit yang paling rentan adalah kulit sensitif, kulit kering, serta individu dengan riwayat penyakit kulit seperti eksim, rosacea, dan dermatitis," kata dia saat dihubungi Tribunnews.com, Senin (6/4/2026).

Tak hanya itu, pemilik kulit berminyak juga tidak sepenuhnya aman.

Dalam kondisi tertentu, kulit berminyak bisa mengalami dehidrasi yang justru memicu produksi minyak berlebih sebagai bentuk kompensasi.

Dampak Langsung ke Kesehatan Kulit

Menurut dr Arini, fenomena El Niño ekstrem dapat mengganggu fungsi skin barrier dan meningkatkan kehilangan air dari kulit (transepidermal water loss/TEWL).

Akibatnya, kondisi kulit menjadi lebih kering, sensitif, mudah iritasi, tampak kusam, hingga mempercepat penuaan dini akibat paparan sinar UV berlebih.

"Secara klinis, kulit menjadi lebih kering, sensitif, mudah iritasi, kusam, hingga mempercepat proses penuaan kulit (photoaging) akibat paparan UV yang berlebih," tutur dr Arini.

Tips Melindungi Kulit Saat El Niño

Untuk menjaga kesehatan kulit di tengah cuaca panas dan kering, dr Arini menyarankan beberapa langkah penting:

Pertama, penggunaan tabir surya atau sunscreen menjadi wajib dengan minimal SPF 30–50 dan perlindungan broad spectrum.

Aplikasi ulang disarankan setiap 2–3 jam, terutama saat beraktivitas di luar ruangan.

Kedua, pilih pembersih wajah yang lembut (gentle cleanser) agar tidak merusak keseimbangan alami kulit.

Ketiga, gunakan pelembap (moisturizer) yang sesuai dengan jenis kulit untuk menjaga hidrasi.

Keempat, konsumsi makanan kaya antioksidan guna melawan efek stres oksidatif akibat paparan UV.

Beberapa contoh makanan yang dianjurkan antara lain buah dan sayur berwarna cerah seperti blueberry, stroberi, anggur merah, wortel, bayam, dan brokoli.

Selain itu, makanan tinggi vitamin C dan E seperti jeruk, kiwi, kacang-kacangan, serta minyak nabati juga baik untuk kesehatan kulit.

Minuman dan bahan alami seperti teh hijau, cokelat hitam, kunyit, dan jahe juga diketahui mengandung senyawa flavonoid yang bermanfaat.

Kelima, hindari penggunaan produk eksfoliasi berlebihan atau bahan aktif yang terlalu keras saat kondisi kulit sedang sensitif.

Terakhir, menjaga hidrasi tubuh dengan cukup minum air putih menjadi langkah sederhana namun penting untuk mendukung kesehatan kulit dari dalam.

Dengan langkah perawatan yang tepat, dampak buruk cuaca ekstrem terhadap kulit dapat diminimalkan meski fenomena El Niño sedang berlangsung.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.