Rumah Anak Jadi Polemik, Rachel Vennya Kecewa dan Siap Tempuh Jalur Hukum
willy Widianto April 06, 2026 05:38 PM

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Riak konflik antara Rachel Vennya dan mantan suaminya, Niko Al Hakim, kembali mencuri perhatian publik. Setelah sempat terlihat harmonis seusai perceraian pada 2021, hubungan keduanya kini dikabarkan memanas, dipicu sengketa rumah yang disebut-sebut berkaitan dengan hak anak. 

Baca juga: Digadang-gadang Jadi Kuasa Hukum Rachel Vennya Hadapi Okin, Begini Respons Pengacara Ragahdo

Isu ini pun menyeret dugaan kurangnya tanggung jawab hingga potensi masalah hukum, membuat kisah yang dulu adem ayem berubah jadi penuh tanda tanya. Tak hanya itu, kabar adanya pihak yang diam-diam mengecek rumah hingga dugaan akan dijual tanpa transparansi semakin memperkeruh suasana, memicu kekecewaan dari pihak Rachel.

Kuasa hukum Rachel, Sangun Ragahdo, mengungkapkan bahwa pihaknya kini tengah mengumpulkan bukti-bukti sambil berkonsultasi dengan kepolisian terkait langkah hukum yang akan diambil.

“Rachel ingin menuntut hak. Haknya siapa? Hak anak-anak, bukan hak Rachel. Ini terkait tanggung jawab seorang ayah terhadap anak-anaknya,” kata Sangun di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (6/4/2026).

Menurut Sangun, persoalan ini tak sekadar konflik pribadi, melainkan menyangkut hak anak yang dinilai mulai terabaikan seiring berjalannya waktu. Ia bahkan menyebut adanya indikasi yang mengarah pada ranah pidana, meski belum merinci secara detail.

“Kalau saya lihat sementara ini, potensi-potensi pidana ini sebetulnya ada,” ujarnya.

Sangun menjelaskan, setelah bercerai, Rachel dan Niko sebenarnya masih menjaga hubungan baik, terutama dalam urusan pengasuhan anak. Namun kondisi tersebut disebut mulai berubah.

“Dulu mereka cerai tidak mau ribut karena pengasuhan masih baik-baik saja. Masih ada waktu bersama anak-anak. Cuma makin ke sini, terkait tanggung jawab ini kok makin menghilang,” jelasnya.

Yang membuat situasi semakin sensitif adalah munculnya peristiwa yang dianggap janggal oleh pihak Rachel. Sangun menyebut ada orang yang lebih dulu datang mengecek rumah sebelum informasi tersebut sampai ke kliennya. Bahkan, muncul dugaan rumah tersebut akan dijual.

“Timeline-nya jauh. Orang datang dulu baru diinformasikan. Di sini kami melihat ada itikad tidak baik,” katanya.

Dengan kondisi yang kian memanas, pihak Rachel pun tidak menutup kemungkinan akan membawa persoalan ini ke jalur hukum, baik melalui gugatan hak asuh anak maupun laporan pidana.

“Tidak menutup kemungkinan ke depannya akan dilakukan upaya hukum, apakah gugatan hak asuh anak atau laporan polisi terkait dugaan tindak pidana,” ucap Sangun.

Baca juga: Erika Carlina Belajar Jadi Ibu dari Sosok Rachel Vennya

Meski begitu, di tengah konflik yang mulai jadi sorotan publik, Rachel disebut masih berharap ada penyelesaian yang lebih baik tanpa harus memperpanjang drama hukum.

“Kami harap ada solusi yang baik, dalam artian tanggung jawab itu dijalankan. Ini kembali lagi, kita mencari keadilan untuk anak-anak,” tegasnya.

Sangun juga menegaskan bahwa kliennya tidak terlalu mempermasalahkan soal materi.

“Rachel tidak terlalu pusing soal uang, karena dia sudah mandiri,” tambahnya.

Kini, publik pun menanti bagaimana kelanjutan kisah yang awalnya terlihat baik-baik saja ini. Apakah akan berujung damai, atau justru semakin panas hingga benar-benar masuk ke ranah hukum semuanya masih jadi tanda tanya besar.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.