Grid.ID - Aktor sekaligus pembawa acara Ananda Omesh atau yang akrab disapa Omesh, dikenal sebagai sosok yang kerap memandu berbagai ajang pencarian bakat. Pengalamannya yang panjang membuatnya semakin lekat dengan dunia hiburan, khususnya program kompetisi.
Pada tahun 2026 ini, Omesh kembali dipercaya menjadi host dalam ajang pencarian bakat The Icon Indonesia. Ia membawakan acara tersebut bersama rekannya, Desta, yang juga sudah dikenal luas di dunia televisi.
Keterlibatan Omesh dalam berbagai ajang pencarian bakat tentu memberikan pengalaman tersendiri baginya. Ia mengaku memiliki kedekatan khusus dengan program-program semacam itu.
“Ternyata pas gua hitung-hitung gua cukup akrab dengan acara pencarian bakat, hampir 5-6 ajang pencarian bakat, musik terus bakat-bakat lainnya juga, dance juga," ujarnya dikawasan Senayan, Jakarta Pusat pada Senin (6/4/2026).
Tidak hanya sekadar menjadi pembawa acara, Omesh juga merasakan kepuasan tersendiri saat memandu ajang tersebut. Ia menikmati proses mendampingi para peserta yang tengah merintis karier mereka.
"Tapi seneng aja, kayak menemani perjalanan setiap orang yang memulai kariernya gitu," katanya.
Pengalaman berkesan juga kerap ia alami saat bertemu kembali dengan mantan peserta. Beberapa di antaranya bahkan sudah sukses di industri hiburan.
"Terutama memang kayak gua pernah beberapa kali ketemu sama yang sudah sebesar itu, terus mereka ngomong ‘Bang, tahu nggak tahun 2008 gua pernah ikutan ajang ini loh bareng lu. Bang kan gua peserta yang waktu itu di sini Bang'," ungkapnya.
"Terus gua kayak Hah masa sih?' Gitu. Jadi seru aja apalagi ajang musik kayak gini.” lanjutnya. Ia pun merasa bangga bisa menjadi saksi perjalanan karier para peserta dari awal.
Selain keseruan, ada pula tantangan emosional yang dirasakan saat memandu acara pencarian bakat. Salah satunya adalah ketika peserta menerima komentar tajam dari para juri.
Namun, proa berusia 39 tahun ini mengaku tidak terlalu larut dalam perasaan tersebut. Ia memahami karakter para juri yang sebenarnya tidak berniat menjatuhkan peserta.
“Kalau nyesek banget sih nggak ya, karena kan kita juga kenallah teman-teman jurinya sebetulnya seperti apa, tidak ada yang bener-bener yang jahat ingin menjatuhkan," jelasnya.
Menurutnya, komentar pedas dari juri merupakan bagian dari proses pembentukan mental peserta. Hal itu menjadi bekal penting untuk menghadapi dunia hiburan yang penuh tantangan.
"Justru menurut gua kita melihat si peserta-peserta ini ditempa mentalnya. Itu baru juri, kalau zaman sekarang netizen lebih luar biasa," tuturnya.
Pria kelahiran Sukabumi ini juga menekankan pentingnya memiliki mental yang kuat di industri hiburan saat ini. Tanpa ketahanan mental, seseorang akan sulit bertahan menghadapi berbagai kritik.
"Jadi mereka harus kuat sih mentalnya karena menurut gua di dunia industri sekarang yang harus kuat tuh mental kita sih," tutupnya.