Harga 34 Truk KDMP di Lebak Masih jadi Misteri, Wamenkop Farida Akui Tak Tahu
Abdul Rosid April 06, 2026 08:07 PM

Laporan wartawan TribunBanten.com, Misbahudin 

TRIBUNBANTEN.COM, LEBAK - Harga pengadaan 34 unit truk untuk Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Kabupaten Lebak, Banten hingga kini masih menjadi misteri.

Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop) Republik Indonesia, Farida Farichah, mengaku tidak mengetahui nilai pembelian kendaraan tersebut.

Sebagaimana diketahui, sebanyak 34 unit truk telah dibagikan kepada pengurus KDMP di Kabupaten Lebak pada Senin (6/4/2026). 

Penyaluran dilakukan melalui Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak bersama Kodim 0603/Lebak.

Baca juga: 34 Mobil Truk untuk Koperasi Desa Merah Putih di Lebak Dibagikan Hari Ini

Farida menjelaskan, pengadaan truk tersebut bukan menjadi kewenangan Kementerian Koperasi, melainkan ditangani oleh PT Agrinas Pangan Nusantara.

Menurutnya, hal itu telah diatur dalam Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 17 Tahun 2025 tentang percepatan pembangunan fisik gerai, pergudangan, dan kelengkapan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.

"Jadi kami koperasi menugaskan ke Agrinas sesuai dengan Inpres nomor 17 tahun 2025. Nah mobil itu bagian dari pada kelengkapan yang masih proses," katanya saat ditemui di Musyawarah Cabang (Muscab) DPC PKB Lebak. 

Politisi PKB itu menambahkan, seluruh kebutuhan KDMP, mulai dari pembangunan fisik gerai hingga pengadaan kendaraan dan perlengkapan lainnya, berada di bawah pengelolaan PT Agrinas Pangan Nusantara.

"Ada pembangunan fisik, ada mobil, itu penggodokannya ada Agrinas," ujarnya. 

Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop) Republik Indonesia, Farida Farichah didampi
Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop) Republik Indonesia, Farida Farichah didampingi Wakil Ketua DPRD Lebak, Acep Dimyati dan Ketua Komisi III DPRD Lebak, Ade Andriana, saat menghadiri Muscab DPC PKB Lebak, Senin (6/4/2026).

Saat ditanya terkait harga per unit truk, Farida menegaskan dirinya tidak mengetahui dan menyarankan untuk mengonfirmasi langsung kepada pihak Agrinas. 

"Nah itu mengkonfirmasinya ke Agrinas," ucapnya. 

Sebagai pembantu Presiden Prabowo Subianto, Farida menegaskan komitmennya untuk menyukseskan program KDMP di seluruh Indonesia.. 

"Kita siap mensukseskan KDMP, dan berharap semuanya bisa mensukseskan program prioritas Bapak Presiden," katanya. 

Farida juga mengungkapkan, saat ini jumlah KDMP yang telah berbadan hukum mencapai sekitar 83 ribu unit. 

Dari jumlah tersebut, sekitar 30 ribu KDMP tengah dalam tahap pembangunan fisik.

"Nah dari 83 ribu itu ada yang sudah mulai usahanya, sesuai dengan kemampuannya masing-masing. Kalau yang 30 ribu lebih itu, sedang berlangsung pembangunannya," katanya.

Ia menambahkan, setelah pembangunan rampung 100 persen, koperasi akan mulai beroperasi, termasuk pengisian barang dagangan dan penentuan tenaga kerja.

"Kalau sudah selesai 100 persen, nanti akan ada operasi. Pengisian kelengkapan, pengisian barang yang dijual, termasuk penetapan berapa personalia yang akan dipekerjakan di situ," tambahnya. 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.