Persija Tersungkur Kalah dari Bhayangkara FC, Mauricio Souza Bocorkan Kegagalan Strategi
Wahyu Septiana April 06, 2026 08:11 PM

TRIBUNJAKARTA.COM - Persija Jakarta harus menelan kekalahan 2-3 dari Bhayangkara Lampung FC di Stadion Sumpah Pemuda, Bandar Lampung, Minggu (6/4/2026).

Pelatih Mauricio Souza mengaku strategi timnya tidak berjalan sesuai rencana.

Dalam laga ini, Mauricio Souza menyebut kartu merah Jordi Amat menjadi titik balik yang sulit diatasi.

“Kami memulai pertandingan sesuai rencana. Kami tahu bagaimana mencari ruang untuk mencetak gol, dan kami melakukannya," kata Mauricio Souza usai pertandingan.

"Tapi situasi berubah ketika kami berhenti bermain dan memberi ruang kepada lawan,” ujar Mauricio.

Di babak kedua, keputusan wasit mengeluarkan kartu merah bagi Jordi Amat membuat Persija harus bermain dengan 10 orang.

Menurut Mauricio, kondisi ini sangat memengaruhi performa tim dan menimbulkan kesulitan menjaga keseimbangan permainan.

“Di babak kedua, pertandingan sepenuhnya dipengaruhi kartu merah."

PERSIJA VS BHAYANGKARA FC - Laga seru Bhayangkara FC menjamu Persija Jakarta dalam laga pekan ke-26 Super League 2025/2026, Minggu (5/4/2026). Simak persiapan kedua tim, head to head, prediksi skor hingga susunan pemain.
PERSIJA VS BHAYANGKARA FC - Laga seru Bhayangkara FC menjamu Persija Jakarta dalam laga pekan ke-26 Super League 2025/2026, Minggu (5/4/2026). Simak persiapan kedua tim, head to head, prediksi skor hingga susunan pemain. (IG Persija dan Bhayangkara FC)

"Sangat sulit bermain dengan 10 pemain, apalagi beberapa pemain juga belum berada dalam kondisi terbaik,” tambahnya.

Sementara itu, pemain Persija, Dony Tri Pamungkas, menilai laga tersebut menjadi pelajaran berharga bagi timnya ke depan.

“Pertandingan hari ini sangat keras dan ini bukan hasil yang kami inginkan. Tapi ini jadi pengalaman penting untuk menghadapi pertandingan selanjutnya,” kata Doni.

Kekalahan ini membuat jarak Persija dengan Persib Bandung yang berada di puncak klasemen menjadi sembilan poin.

Margin lima poin dengan Boreno FC yang berada di peringkat kedua dengan mengemas 57 poin.

Sedangkan raihan tiga poin membuat Bhayangkara FC mantap di peringkat kelima dengan torehan 44 poin.

Pelatih Bhayangkara Apresiasi Pemain Kunci

Sementara itu, pelatih Bhayangkara Lampung FC, Paul Munster, memberikan pujian kepada pemainnya yang tampil cemerlang di momen krusial.

Moussa Sidibe dan Dendy Sulistyawan dinilai menunjukkan kualitas individu dan mentalitas juara.

“Hal itu sudah normal dan memang saya harapkan. Kami memiliki pemain berkualitas, dan dalam pertandingan besar seperti ini, pemain-pemain besar harus tampil."

"Sidibe menunjukkan kualitasnya, begitu juga Dendy melalui tendangan bebas yang tidak mudah,” ujar Munster.

Munster menegaskan gol dari bola mati bukan kebetulan, melainkan hasil latihan khusus skema tersebut.

Ia juga mengapresiasi kontribusi pemain cadangan yang menjaga intensitas tim hingga peluit akhir.

Jalannya Pertandingan

Persija sempat unggul cepat lewat Rayhan Hanan, tetapi Bhayangkara membalas melalui Moussa Sidibe.

Babak kedua menjadi titik balik setelah kartu merah Jordi Amat.

Persija sempat unggul 2-1 lewat gol bebas Fabio Colonego, namun Bhayangkara membalikkan keadaan melalui Dendy Sulistyawan dan Sidibe.

Gol terakhir Sidibe melalui serangan balik memastikan kemenangan tuan rumah 3-2.

Berita Lainnya

Baca juga: Beda Nasib di Super League: Persib Makin Tak Tersentuh di Jalur Juara, Luka Dalam Persija Kena PHP

Baca juga: Mauricio Souza Psywar Jelang Lawan Bhayangkara FC, Tegaskan DNA Persija Ofensif!

Baca juga: PERSIJA DAY! Rizky Ridho Bernafsu Patahkan Tren Kemenangan Bhayangkara FC

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.