TRIBUNNEWS.COM - Relawan pendukung Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka resmi memiliki perwakilan di 34 wilayah di Indonesia.
Sebanyak 34 Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) periode 2026-2031 resmi dilantik oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Laskar Gibran di The Sunan Hotel, Kota Solo, Jawa Tengah, pada Sabtu (4/4/2026).
DPP Laskar Gibran diketuai oleh Leonardo Pandapotan Sirait.
Ia mengungkapkan, pelantikan tersebut bukan sekadar seremoni administratif, melainkan menjadi titik awal pergerakan organisasi di tingkat wilayah.
“Momentum ini tidak hanya menjadi seremoni administratif semata, tetapi juga menandai dimulainya pergerakan organisasi di tingkat wilayah untuk mendukung keberlanjutan program-program nasional,” ujar Leonardo.
Organisasi relawan Laskar Gibran berkomitmen mendukung program pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wapres Gibran.
Leonardo mengungkapkan, setelah dilantik, seluruh DPW diminta segera menjalankan roda organisasi secara profesional dan terstruktur.
"Konsolidasi internal hingga tingkat daerah menjadi langkah awal yang krusial, termasuk pembentukan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) di tingkat kabupaten/kota serta Dewan Pimpinan Cabang (DPC)," ucapnya.
Berdasar Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), organisasi relawan ini memiliki Dewan Pelindung yang terdiri dari Presiden Prabowo, Presiden ke-7 RI Joko Widodo, serta Wapres Gibran.
Baca juga: Harta Wapres Gibran Naik Rp400 Juta, Kini Kekayaannya Rp27,9 Miliar
Leonardo menyebut DPP akan melakukan evaluasi kinerja secara berkala untuk memastikan seluruh DPW tetap berada pada jalur organisasi yang telah ditetapkan.
Sementara itu pada acara pelantikan itu juga dihadiri sejumlah tokoh nasional, termasuk mantan presiden Joko Widodo (Jokowi) dan para relawan pendukung Prabowo-Gibran dari berbagai daerah.
Jokowi hadir mengenakan kemeja batik lengan panjang dan peci hitam.
Leonardo menilai hadirnya tokoh-tokoh nasional tersebut dinilai memberikan dorongan moral bagi para pengurus untuk memperkuat organisasi, tidak hanya secara politik, namun juga secara sosial dan ekonomi.
"Saya juga mengapresiasi kehadiranya kader kader ini mau hadir disolo, ada yang datang dari jauh Papua, NTB, NTT, Sumut, Lampung, Bengkulu, Jambi, Aceh, Bali, Ambon," tandasnya.
(Tribunnews.com)