Petani di Mehalaan Mamasa Merugi, Dua Hektar Sawah yang Baru Ditanami Tertimbun Material Longsor
Abd Rahman April 07, 2026 10:47 AM

 


TRIBUN-SULBAR.COM, MAMASA – Sekitar dua hektar sawah milik warga di Dusun Sampele, Desa Salukonta, Kecamatan Mehalaan, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat (Sulbar), rusak akibat diterjang longsor, Minggu (5/4/2026).

Longsor terjadi setelah hujan deras mengguyur wilayah Kecamatan Mehalaan pada Minggu sore.

Material tanah dari tebing menimbun area persawahan warga hingga merusak tanaman padi yang baru mulai tumbuh.

Selain merusak sawah, longsor juga menutup sebagian akses jalan utama di Desa Salukonta. Akibatnya, jalan tersebut tidak dapat dilalui kendaraan roda empat.

Baca juga: Ramalan Shio Selasa 7 April 2026: Naga Berpeluang Ketemu Jodoh, Kelinci Makin Harmonis

Baca juga: Ditinggal Salat Subuh, Kios Warga di Wonomulyo Polman Dibobol Maling, Uang Dilemari Kaca Raib

Warga setempat, Ahsan, mengatakan sekitar dua hektar sawah tertimbun material longsor sehingga menyebabkan kerugian bagi para petani.

“Ada dua hektar sawah tertimbun, kemudian jalan juga membuat warga kesulitan keluar masuk desa,” kata Ahsan saat dikonfirmasi Tribun-Sulbar.com, Selasa (7/4/2026).

Menurutnya, tanaman padi yang baru tumbuh di persawahan tersebut kini tertimbun material tanah sehingga berpotensi gagal panen.

Ahsan juga menyebut warga yang terdampak saat ini bergotong royong membersihkan jalan dan memperbaiki persawahan secara mandiri.

“Saat ini jalan desa baru sudah dibersihkan, tetapi masih berbahaya karena masih licin," ujarnya.

Diketahui, jarak antara ibu kota Kabupaten Mamasa dengan Desa Salukonta sekitar 28,6 kilometer berdasarkan data digital. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.