TRIBUNNEWS.COM – AC Milan dikabarkan batal mendatangkan Lorenzo Pellegrini pada bursa transfer musim panas mendatang. Faktor finansial menjadi alasan utama gagalnya potensi transfer tersebut.
Padahal, secara profil, gelandang milik AS Roma itu dinilai sangat cocok dengan kebutuhan Rossoneri.
Menjelang dibukanya bursa transfer musim panas, Milan mulai menyusun rencana besar untuk memperkuat skuad mereka.
Salah satu fokus utama adalah mencari gelandang berpengalaman yang mampu memperkuat identitas tim, khususnya dengan komposisi pemain lokal Italia.
Nama Lorenzo Pellegrini pun masuk dalam radar.
Kapten AS Roma tersebut dianggap memiliki kualitas teknis, visi bermain, serta pengalaman di Serie A yang sangat dibutuhkan AC Milan.
Namun, meski secara teknis sangat ideal, transfer ini pada akhirnya tidak terealisasi.
Menurut laporan media Italia, Calciomercato, AC Milan kini lebih condong mengeksplorasi opsi pemain bebas transfer alias gratisan.
Beberapa nama besar seperti Robert Lewandowski dan Leon Goretzka bahkan sempat dikaitkan dengan klub, menunjukkan arah kebijakan transfer yang lebih hemat.
AC Milan mulai doyan pemain gratisan setelah kesuksesannya merekrut Luka Modric dari Real Madrid.
Dalam konteks ini, Pellegrini yang masih memiliki nilai transfer dan tuntutan gaji tinggi menjadi opsi yang dianggap kurang efisien secara finansial.
Dikutip dari Capology, gaji Pellegrini sejatinya hanya 6,4 juta euro (sekitar Rp127 miliar) selama satu musim.
Bahkan gaji tersebut masih kalah jauh dari Chistopher Nkunku dan Adrien Rabiot yang memiliki gaji sebesar 9,2 juta euro (sekitar Rp182 miliar) selama satu tahun.
Kemungkinan besar, gaji yang dinginkan Pellegrini lebih tinggi dari apa yang didapatkannya di AS Roma pada musim ini.
Baca juga: Tertinggal 9 Poin dari Inter Milan, Allegri: AC Milan Tersingkir dari Perburuan Scudetto
Manajemen AC Milan termasuk direktur olahraga Igli Tare, disebut sempat melakukan pembicaraan awal. Namun, diskusi tersebut tidak berlanjut ke tahap serius.
Selain pertimbangan finansial, AC Milan juga memiliki prioritas lain dalam memperkuat skuad.
Rossoneri disebut lebih memilih untuk mendatangkan bek tengah baru guna memperkokoh lini pertahanan, dibanding menambah amunisi di sektor gelandang.
Apalagi, lini tengah Milan saat ini sudah dihuni oleh pemain-pemain berpengalaman seperti: Luka Modric, Adrien Rabiot dan Youssouf Fofana.
Dengan komposisi tersebut, manajemen menilai tidak ada urgensi tinggi untuk menambah gelandang baru.
Gagalnya transfer Lorenzo Pellegrini bisa dibilang sebagai peluang yang terlewat bagi AC Milan untuk memperkuat identitas tim dengan pemain lokal berkualitas.
Namun di sisi lain, keputusan ini juga mencerminkan strategi klub yang kini lebih berhati-hati dalam pengeluaran dan berfokus pada efisiensi.
Dengan bursa transfer yang masih panjang, menarik untuk ditunggu apakah Milan akan tetap konsisten dengan strategi pemain gratisan atau justru kembali membuka peluang untuk transfer besar di kemudian hari.
(Tribunnews.com/Ali)