Butuh 14 Jam untuk Pemulihan Anjloknya KA Bangunkarta, KAI: Jalur Sudah Normal Selasa Pagi
Febri Prasetyo April 07, 2026 12:38 PM

TRIBUNNEWS.COM - PT Kereta Api Indonesia (KA) (Persero) Daerah Operasi (Daop) 5 Purwokerto memastikan jalur selatan sudah normal kembali setelah terjadi insiden anjloknya KA Bangunkarta di Jalur Rel Emplasmen Stasiun Bumiayu, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah.

Jalur tersebut sudah kembali dibuka sejak Selasa (7/4/2026) pukul 04.08 WIB.

KA Bangunkarta anjlok pada Senin (7/4/2026) siang dan membuat sejumlah perjalanan kereta di jalur selatan harus memutar melalui jalur utara.

Butuh waktu 14 jam bagi KAI untuk melakukan evakuasi dan normalisasi jalur.

"Prosesnya meliputi evakuasi sarana KA Bangunkarta serta normalisasi jalur rel yang terdampak," ujar Manager Humas KAI Daop 5 Purwokerto M As'ad Habibuddin dalam keterangan resmi kepada TribunBanyumas.com, Selasa (7/4/2026).

Meski jalur sudah bisa dilewati, kecepatan kereta yang lewat dibatasi.

"Kami masih melanjutkan tahap normalisasi jalur. Fokus utama kami adalah memastikan seluruh aspek keselamatan terpenuhi," katanya.

Ratusan Penumpang Batalkan Tiket

Peristiwa anjloknya KA Bangunkarta ini juga berdampak ke Daop 4 Semarang.

Ratusan penumpang kereta api di Daop 4 Semarang membatalkan tiket karena peristiwa tersebut.

Manajer Humas KAI Daop 4 Semarang Luqman Arif mengonfirmasi hal tersebut.

"Kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan pelanggan akibat gangguan operasional yang terjadi," ujarnya, Selasa (7/4/2026).

Baca juga: Imbas Anjloknya KA Bangunkarta, Kereta dari Purwokerto ke Jakarta Dibatalkan

Dikutip dari Kompas.com, para penumpang yang membatalkan tiket mendapat pengembalian dana 100 persen.

"Sebagai bentuk komitmen pelayanan kepada pelanggan, KAI Daop 4 Semarang memberlakukan ketentuan pengembalian bea tiket bagi pelanggan yang terdampak perubahan pola operasi perjalanan ataupun pembatalan kereta api akibat rintang jalan (Rinja)," ujar Luqman.

Ia menuturkan ada dua perjalanan kereta api di wilayah Daop 4 Semarang yang terdampak, yakni KA Kamandaka relasi Semarang-Purwokerto dan KA Joglosemarkerto relasi Purwokerto-Semarang-Solo.

13 KA Memutar Lewat Jalur Utara

Ia menambahkan, sejumlah perjalanan kereta harus memutar melalui jalur utara Jawa

Mengutip TribunJateng.com, jalur yang digunakan untuk memutar dari barat ke timur yakni Cirebon - Tegal - Semarang Tawang - Brumbung - Gundih - Solo lalu sebaliknya untuk rute dari timur ke barat.

Total ada 13 kereta api yang memutar melalui jalur utara, yakni sebagai berikut.

  1. KA Jaka Tingkir (Pasar Senen–Solo)
  2. KA Manahan (Gambir–Solo)
  3. KA Gayabaru Malam Selatan (Pasar Senen–Surabaya Gubeng)
  4. KA Taksaka (Gambir–Yogyakarta)
  5. KA Taksaka (Yogyakarta–Gambir)
  6. KA Bangunkarta (Pasar Senen–Jombang)
  7. KA Penumpang Tambahan Gambir–Surabaya Gubeng
  8. KA Bima (Gambir–Surabaya Gubeng)
  9. KA Jayakarta (Surabaya Gubeng–Pasar Senen)
  10. KA Jayakarta (Pasar Senen–Surabaya Gubeng)
  11. KA Senja Utama Solo (Solo–Pasar Senen)
  12. KA Gajayana (Gambir–Malang)
  13. KA Argo Dwipangga (Solo–Gambir)

(Tribunnews.com, Muhammad Renald Shiftanto)(TribunBanyumas.com/TribunJateng.com, Permata Putra Sejati)(Kompas.com, Muchamad Dafi Yusuf)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.