Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Panji Destama
TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Kabar menggembirakan datang dari dunia pendidikan di Provinsi Bengkulu. Hingga akhir Maret 2026, penyaluran Tunjangan Profesi Guru (TPG) telah mencapai Rp219,15 miliar.
Berdasarkan data sistem OMSPAN-TKD per 31 Maret 2026, dana tersebut telah disalurkan kepada 18.769 guru yang tersebar di 10 kabupaten/kota serta tingkat provinsi.
Jumlah itu setara dengan 24,23 persen dari total pagu anggaran TPG tahun 2026 di Bengkulu yang mencapai Rp904,46 miliar.
Kepala Kanwil DJPb Bengkulu, Mohamad Irfan Surya Wardana, mengatakan capaian tersebut mencerminkan komitmen pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan guru.
“Penyaluran TPG pada triwulan pertama ini merupakan hasil sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, sehingga dapat berjalan tepat waktu dan tepat sasaran,” ujar Irfan dalam rilis Kanwil DJPb Bengkulu, Selasa (7/4/2026).
Ia menambahkan, sejumlah daerah mencatatkan realisasi penyaluran yang cukup tinggi, di antaranya Kota Bengkulu sebesar 26,70 persen, Kabupaten Kepahiang 25,91 persen, serta tingkat provinsi 25,61 persen.
Menurut Irfan, penyaluran TPG tidak hanya berdampak pada kesejahteraan guru, tetapi juga berkontribusi terhadap peningkatan kualitas pendidikan.
“Dengan terpenuhinya hak para guru, diharapkan mereka dapat lebih fokus dan inovatif dalam proses belajar mengajar,” jelasnya.
Selain itu, dana yang mengalir ke ribuan guru ini juga dinilai mampu mendorong perputaran ekonomi daerah. Peningkatan daya beli masyarakat menjadi salah satu dampak positif dari realisasi anggaran tersebut.
Pemerintah berharap tren penyaluran TPG dapat terus terjaga hingga triwulan berikutnya. Dukungan dari berbagai pihak dinilai penting agar program ini berjalan optimal.
Dengan capaian ini, kualitas sumber daya manusia di Bengkulu diharapkan semakin meningkat dan mampu bersaing di masa depan.