TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Sebanyak 30 Kepala Keluarga (KK) penyintas bencana di Huntara Kapalo Koto, Kecamatan Pauh, Kota Padang belum menerima Bantuan Lauk Pauk sebesar Rp450 ribu per orang.
Padahal, bantuan dari pemerintah tersebut sangat mereka butuhkan untuk menyambung hidup pasca-bencana.
Berdasarkan temuan TribunPadang.com di lapangan Selasa (7/4/2026), sekitar 30 penyintas bencana mengaku belum menerima bantuan tersebut di huntara 1 dan 2, Kapalo Koto, Padang.
Akan tetapi, puluhan orang lainnya sudah menerima dengan nominal beragam, tergantung banyaknya anggota keluarga dalam satu KK.
Bantuan ini diketahui diberikan setiap tiga bulan sekali pasca bencana oleh pemerintah senilai Rp15 ribu per hari atau Rp450 per bulan, yang diambil melalui pos terdekat di daerah terdampak.
Baca juga: Keluarga Siska Korban Mutilasi di Padang Pariaman Absen Sidang Tuntutan, Akui Terkendala Informasi
Perihal bantuan lauk pauk ini, TribunPadang.com menanyakan kepada enam orang penyintas bencana di huntara 1 dan 2 Kapalo Koto.
Penyintas Bencana di huntara 2 Kapalo Koro, Nila Febrianti mengatakan belum dapat bantuan lauk pauk tersebut hingga memasuki bulan April 2026.
Kata dia, sebagian warga di huntara 2 Kapalo Koto sudah menerima bantuan tersebut pada pertengahan Maret 2026 lalu.
Namun sebagian lainnya belum menerima sama sekali. Lantas, ia mempertanyakan bagaimana prosedur penerimaannya dan alasan penyintas bencana lainnya yang belum menerima.
"Ada sekitar 15 warga yang belum dapat di huntara 2, kami belum tahu alasan pemerintah ini belum dapat sampai sekarang," katanya.
Baca juga: Ayah Korban Mutilasi di Padang Pariaman Hadiri Sidang Tuntutan Hari Ini, Minta Terdakwa Dihukum Mati
Ia hanya mengetahui jika penyintas bencana yang tinggal di huntara bakal dapat bantuan lauk pauk tersebut.
Saat pembagian bantuan melalui kantor pos, Nila Febrianti bersama warga lainnya berharap juga menerima, akan tetapi tak kunjung datang.
"Kecewa, kami ingin tahu alasannya kenapa kami tidak dapat," pungkasnya.
Senada, penyintas bencana di huntara 1 Kapalo Koto Eva Yantianak menyebut juga belum menerima bantuan lauk pauk hingga saat ini.
Kata dia, dari 50 kartu keluarga di huntara 1 Kapalo Koto, 15 di antaranya belum mengecap bantuan lauk pauk tersebut.
Baca juga: Sidang Tuntutan Pembunuhan Berantai di Padang Pariaman Digelar Hari Ini, Terdakwa Belum Datang
Saat ditanya mengenai mengapa belum menerima, ia mengaku tidak mengetahui hingga saat ini.
Bahkan, Eva bersama penyintas bencana lainnya sudah mendatangi pihak-pihak terkait di pemerintahan untuk menanyakan bantuan ini.
"Tidak jelas alasannya, sampai saat ini kami masih mendatangi Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim), Dinas Sosial, PMI, kantor Gubernur dan lainnya," ujarnya.
Ia berharap, bantuan ini segera diterima oleh penyintas bencana di huntara 1 Kapalo Koto.
Sebab, bantuan tersebut sangat dibutuhkan untuk menyambung hidup di huntara pasca bencana akhir November 2025 lalu itu.
"Sangat berharap bantuan ini bisa diterima, karena pekerjaan tidak ada lagi pasca bencana, hanya ini harapan kami," tambahnya.(*)