Jawaban Dadan Hindayana Soal Puluhan Ribu Motor Listrik Berlogo BGN, Untuk Relawan Atau Kepala SPPG?
Rr Dewi Kartika H April 07, 2026 02:53 PM

TRIBUNJAKARTA.COM – Sebuah video yang memperlihatkan puluhan ribu unit sepeda motor listrik berlogo Badan Gizi Nasional (BGN) viral di media sosial TikTok. 

Dalam video yang diunggah oleh akun TikTok @NOVIR007 pada Senin (6/4/2026), tampak deretan motor listrik yang masih tertutup plastik bening tersimpan di sebuah gudang besar. 

Perekam mengeklaim bahwa kendaraan tersebut disediakan khusus untuk wilayah Provinsi Jawa Barat. 

"Ini ready buat Provinsi Jabar doang ni, ini gudangnya tuh. Hari ini finishing buat Provinsi Jabar. Kalau hoaks jangan bilang ini video AI ya, motornya CRF tuh," ujar perekam dalam video tersebut. 

Perekam juga menyebutkan angka yang cukup besar terkait jumlah unit yang ada di lokasi tersebut. 

Perekam juga memperlihatkan motor berlogo BGN itu diangkut sebuah truk, ia menyebut bahwa motor tersebut siap dikirim ke Jawa Barat. 

"ini tuh motornya tuh udah ready siap diantar, sampai ke belakang, ada yang bilang juga ini akun fake, tuh motornya motor listrik ya, jadi saya gak perlu ngejelasin berapa kali, tuh mereknya ya biar jelas, ok, ini yang mau di kirim ke jawa barat, siap jalan," katanya.  

Respons BGN Regional Bandung 

Dikonfirmasi terkait video tersebut, Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (PPG) Regional Bandung, Ramzi mengatakan bahwa sampai saat ini pihaknya belum mengetahui adanya informasi kendaraan listrik tersebut.  

"Saya juga sudah melihat di tik tok, tapi sumbernya itu tidak tahu siapa dan saya juga belum dapat informasi terkait dengan motor itu berapa, untuk siapa, dikirimkan ke mana, dan jumlahnya berapa, kebetulan kita belum dapat informasi," kata Ramzi saat dikonfirmasi Kompas.com, Senin (6/4/2026). 

Ramzi juga menyebut BGN RI pun belum menginformasikan apapun kepadanya terkait motor listrik yang diinformasikan dalam video tersebut. 

"Saya juga belum dapat informasi apa-apa ini," katanya.

BGN Akui, Tapi 70.000 unit hoaks 

Terkait video viral tersebut, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana juga angkat bicara. 

Dadan mengonfirmasi bahwa motor tersebut memang milik BGN untuk mendukung operasional program Makan Bergizi Gratis, namun ia membantah keras jumlah yang disebutkan dalam video viral itu. 

"Informasi 70.000 unit itu tidak benar atau hoaks. Realisasi total motor listrik sebanyak 21.801 unit dari 25.000 unit yang dipesan di tahun 2025," tegas Dadan dalam keterangan pers, Selasa (7/4/2026), dilansir dari Kompas.com. 

Untuk Kepala SPPG

Dadan menjelaskan, pengadaan motor tersebut ditujukan bagi Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di seluruh Indonesia, bukan hanya untuk satu provinsi. 

Dadan juga menjelaskan bahwa motor itu untuk Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). 

Proses realisasinya pun dilakukan secara bertahap sejak Desember 2025. Lebih lanjut, Dadan memastikan bahwa kendaraan tersebut saat ini masih tersimpan di gudang dan belum didistribusikan karena harus melewati prosedur administrasi negara. 

"Motor tersebut belum dibagikan. Setelah seluruhnya lengkap, akan dicatat terlebih dahulu sebagai Barang Milik Negara (BMN) sebelum didistribusikan kepada setiap Kepala SPPG," pungkasnya.

Anggaran 2025

Dadan mengatakan pengadaan sepeda listrik di tahun anggaran 2025.
 
“Pengadaan motor ini memang masuk dalam anggaran 2025. Fungsinya untuk mendukung operasional Kepala SPPG," ujar Dadan.

Menurut Dadan, saat ini kendaraan roda dua itubelum didistribusikan ke Kepala SPPG. 

Sepeda kotor itu masih harus melalui tahapan administrasi guna dicatat sebagai Barang Milik Negara (BMN). 

“Motor tersebut belum dibagikan,” kata Dadan.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.