Detik-detik Tukang Ojek Dibegal dan Ditembak di Muara Enim, Pelaku Nyamar Jadi Penumpang
Khistian Tauqid April 07, 2026 03:25 PM

TRIBUNBATAM.id - Insiden memilukan menimpa seoragng tukang ojek bernama Juanda (54), warga Jalan Simpang Bedeng Obak, Karang Tinah, Kelurahan Lingga, Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan.

Juanda nyaris tewas ditembak di dekat perkebunan karet Perumahan Talang Kelapa, Desa Karang Raja, Kecamatan Muara Enim, Kabupaten Muara Enim, Minggu (5/4/2026).

Kasi Humas Polres Muara Enim, AKP RTM Situmorang mengonfirmasi aksi begal yang dilakukan terhadap tukang ojek tersebut.

AKP Situmorang juga menjelaskan bahwa kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 18.30 WIB.

Kronologi Kejadian

Peristiwa bermula saat korban, yang sehari-harinya sebagai tukang ojek, berkeliling di wilayah Tanjung Enim untuk mencari penumpang.

Sesampainya di Bedeng Kaca Tanjung Enim, tiba-tiba pelaku memanggil korban.

Pelaku meminta untuk diantar ke Perumahan Talang Kelapa, Desa Karang Raja, Kecamatan Muara Enim, Kabupaten Muara Enim.

Mendengar permintaan dari pelanggan, Juanda lantas bersemangat mengantarkannya ke tempat tujuan.

Kejanggalan mulai dirasakan ketika korban tiba di Perumahan Talang Kelapa.

Pelaku menyuruh korban untuk terus memajukan motornya hingga ke dekat kebun karet.

Belum sampai tempat tujuan, pelaku meminta diturunkan di tempat tersebut.

Baca juga: Pengakuan Pelaku Begal Siswi 14 Tahun di Rejang Lebong, Digerebek dan Dihajar Warga

Pelaku turun dan menanyakan ongkos ojek, yang dijawab korban sebesar Rp40 ribu.

Bukannya uang yang diambil, pelaku malah mengeluarkan senjata api sambil menarik paksa kunci kontak motor.

Korban sempat melakukan perlawanan saat pelaku mencoba melakukan pembegalan.

Melihat korban melawan, pelaku marah dan langsung menembakkan pistol sebanyak satu kali yang mengenai bagian bahu kanan korban hingga terduduk bersimbah darah.

Pelaku kemudian melarikan sepeda motor korban.

Dalam kondisi terluka, korban masih bisa berdiri dan berlari masuk ke perkebunan karet untuk menyelamatkan diri serta mencari pertolongan.

Saat berada di dekat Batalyon 141 AYJP, korban melihat satu unit bus karyawan PT PAMA dan langsung menghentikan kendaraan tersebut untuk meminta bantuan.

Korban kemudian ikut dalam bus tersebut.

Saat tiba di Simpang Rindam II Sriwijaya, korban menghubungi anaknya dan dibantu sopir bus untuk menjelaskan kejadian yang dialaminya.

“Setelah tersambung, sopir bus ikut membantu menjelaskan kepada anak korban untuk menjemput di depan Rindam II Sriwijaya karena habis kena rampok. Setelah itu, anak korban langsung menjemput dan membawanya ke RS BAM Tanjung Enim,” ujar Kasi Humas.

Masih dikatakan Kasi Humas, atas kejadian tersebut keluarga korban langsung melaporkan ke Polres Muara Enim untuk ditindaklanjuti.

“Saat ini, pihak Polres Muara Enim sedang melakukan penyelidikan dan mengumpulkan bukti serta saksi-saksi di lapangan,” ujarnya.

(TribunBatam.id)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.