Kota Bandung Dihantui Bencana akibat Angin Kencang, BPBD Siapkan Strategi Mitigasi
Seli Andina Miranti April 07, 2026 04:11 PM

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bandung, menyiapkan strategi mitigasi dalam menghadapi tingginya potensi bencana akibat angin kencang saat peralihan musim atau pancaroba.

Seperti diketahui, BPBD Kota Bandung mencatat pada Jumat (3/4/2026), total ada 109 kejadian yang terjadi di sejumlah titik dengan perincian 91 pohon tumbang, 15 kerusakan atap rumah, 2 reklame roboh, dan 1 tower roboh.

Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan, BPBD Kota Bandung, Amires Pahala, mengatakan, dalam menghadapi potensi bencana saat musim pancaroba itu pihaknya senantiasa memantau perubahan cuaca agar dapat melakukan antisipasi.

Baca juga: Prakiraan Cuaca Jawa Barat Sepekan Diwarnai Hujan Deras dan Angin Kencang, Bandung Raya Waspada

"Kami juga menyebarluaskan peringatan dini perubahan cuaca yang bersumber dari BMKG serta berkordinasi dan berkolaborasi dengan perangkat daerah teknis lainnya, kewilayahan dan relawan dalam mengantisipasi potensi bencana," ujar Amires, Selasa (7/4/2026).

Dia mengatakan, BPBD Kota Bandung menyebar luaskan informasi peringatan dini tersebut melalui media sosial dan WhatsApp Grup (WAG) kewilayahan agar nantinya bisa langsung di sebarluaskan kepada masyarakat.

Selain itu, pihaknya berupaya memasang alat peringatan dini di sejumlah lokasi yang rawan banjir. Bahkan BPBD juga sedang meningkatkan sistem terpadu pemantauan cuaca dan menyiapkan enam titik evakuasi sesuai dengan Perda Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW).

"Terdapat 6 lokasi evakuasi yang sudah disiapkan yaitu Tegalega, Lapangan Gasibu, Stadion GBLA, Sabuga, Alun-alun Kota Bandung, dan SOR arcamanik," katanya.

Kemudian sesuai dengan Peraturan Walikota (Perwal) nomor 29 tahun 2024 tentang Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Kota bandung terdapat 35 lokasi titik kumpul. Selain itu, pihaknya juga sudah menyiapkan sarana dan prasarana.

"Untuk sarana prasarana, BPBD kan baru terbentuk, maka pemenuhan sarana dan prasarana masih dalam proses pemenuhan," ucap Amires.

Baca juga: Firasat Pegawai BSS Food Market yang Tertimpa Pohon Tumbang, Sejak Siang Angin Kencang

Selain itu, kata dia, BPBD Kota Bandung juga senantiasa melaksanakan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat serta mengadakan pelatihan, baik yang terpogram oleh BPBD maupun yang dilakukan secara mandiri.

"BPBD senantiasa melayani permintaan edukasi, sosialisasi dan pelatihan. Kita berharap masyarakat mewaspadai fenomena dan anomali cuaca khususnya saat pancaroba atau peralihan musim hujan ke kemarau," katanya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.