TRIBUNGORONTALO.COM – Real Madrid akan menjamu Bayern Munich di Stadion Bernabeu pada Rabu (8/4/2026) dini hari WIB.
Laga perempat final leg pertama ini menjadi tantangan tersendiri bagi Alvaro Arbeloa selaku manajer.
Manajer Real Madrid, Alvaro Arbeloa, menegaskan kesiapan timnya untuk menghadapi Bayern Munich. Ia meyakini atmosfer stadion akan menjadi faktor kunci dalam duel klasik Eropa ini.
Dalam konferensi pers di Ciudad Real Madrid, Arbeloa menyatakan bahwa timnya sangat termotivasi untuk mengulang kesuksesan saat menyingkirkan Manchester City di babak sebelumnya.
Ia berharap dukungan penuh dari suporter dapat memberikan keuntungan awal sebelum bertandang ke Allianz Arena pekan depan.
"Kami ingin hidup dalam malam besar Liga Champions. Bernabeu akan kembali mengalami malam spesial seperti saat melawan City, dan saya yakin itu akan terulang besok," ujar Arbeloa kepada media seperti dilansir TribunGorontalo.com dari situs resmi klub, Selasa.
Menanggapi kekuatan lawan, Arbeloa memberikan pujian tinggi kepada skuad asuhan Vincent Kompany.
Menurutnya, Bayern adalah tim paling konsisten di Eropa musim ini dengan rekor hanya menelan dua kekalahan dari 43 pertandingan.
"Ini adalah tim yang bekerja sangat baik dengan identitas yang jelas. Mereka berani, agresif saat bertahan, dan memiliki penyerang seperti Harry Kane yang mampu menggerakkan seluruh tim," tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, Arbeloa juga menyoroti peran dua bintangnya, Kylian Mbappe dan Jude Bellingham. Ia memastikan Mbappe dalam kondisi mental terbaik untuk membantu tim meraih kemenangan.
"Mbappe tahu persis apa itu Real Madrid. Dia datang ke sini untuk pertandingan dan eliminasi seperti besok. Saya yakin kita akan melihat versi terbaik Kylian yang memimpin tim," tegasnya.
Sementara terkait Bellingham, Arbeloa menilai kehadiran pemain asal Inggris itu memberikan dimensi kepemimpinan dan variasi permainan yang krusial bagi tim.
Meskipun beberapa pemain pilar Madrid berada dalam posisi terancam sanksi akumulatif kartu (apercibidos), Arbeloa menginstruksikan anak asuhnya untuk tetap bermain maksimal tanpa rasa takut.
"Mereka pemain berpengalaman. Jika harus menerima kartu demi kebaikan tim, mereka akan melakukannya. Fokus kami hanya satu: menang atas Bayern dan lolos ke babak berikutnya," pungkasnya.
Laga ini menjadi pertemuan ke-29 antara kedua raksasa Eropa tersebut, di mana Real Madrid memegang keunggulan rekor pertemuan dengan delapan kemenangan dari 13 kali eliminasi yang telah dimainkan.
Baca juga: Ulasan Real Madrid Vs Atletico, Gol Indah Molina hingga Kartu Merah Fede Valverde




































(Sumber: Realmadrid)