TRIBUNNEWS.COM - Update hasil Badminton Asia Championships (BAC) atau Kejuaraan Asia 2026 diwarnai keberhasilan pebulu tangkis tunggal putra Indonesia, Moh. Zaki Ubaidillah, lolos ke babak 32 besar, Selasa (7/4/2026).
Moh. Zaki Ubaidillah atau yang akrab disapa Ubed lolos ke babak 32 besar BAC 2026 seusai meraih dua kemenangan di babak kualifikasi.
Tergabung ke dalam Grup A bersama Dmitriy Panarin (Kazakhstan) dan Bharath Latheesh (Uni Emirat Arab), Ubed melaju mulus tanpa hambatan.
Ubed mengalahkan Dmitriy Panarin dan Bharath Latheesh dua gim langsung dalam laga yang dihelat di Ningbo Olympic Sports Center, China.
Di laga pertama, Ubed menang atas Dmitriy Panarin dengan skor 21-9 dan 21-11.
Lalu di laga kedua, Ubed mengalahkan Bharath Latheesh dengan skor 21-11, 21-10.
Baca juga: Jadwal BAC 2026 Hari Ini: Ubed Berjuang ke Babak Utama, Ganda Campuran Dikepung Gerbong Elite
Dua kemenangan membuat Ubed menempati puncak klasemen Grup A sekaligus menembus babak 32 besar BAC 2026.
Atlet kelahiran 26 Juni 2007 itu menemani Jonatan Christie dan Alwi Farhan yang telah lebih dulu mengisi daftar pemain di babak 32 besar BAC 2026.
Adapun untuk lawannya, Ubed akan melakoni babak 32 besar BAC 2026 berhadapan dengan wakil Jepang, Koki Watanabe.
Babak 32 besar BAC 2026 menjadi pertemuan pertama bagi Ubed dan Watanabe.
Baca juga: Kilau Prestasi Indonesia di BAC: Tunggal & Ganda Putra Berjaya, Fajar/Fikri Siap Ambil Peran
Berbicara soal Ubed, ia menjadi salah satu wakil Indonesia yang berstatus debutan di BAC.
Ya, tahun ini menjadi kali pertama bagi Ubed tampil di kejuaraan badminton perorangan bergengsi di Asia.
Situasi tersebut beda dengan Jojo dan Alwi. Keduanya sebelumnya sudah pernah mencatatkan penampilan di BAC.
Bahkan untuk Jojo, ia pernah mengukuhkan namanya sebagai juara BAC 2024.
Sedangkan untuk Alwi, ia mencatatkan debut di BAC 2025 namun hanya sampai babak 16 besar.
Harapannya, tiga tunggal putra Indonesia mampu meneruskan tongkat estafet juara Jojo di BAC 2026.
Lebih lanjut, tunggal putra Indonesia mempunyai kans atau peluang untuk bisa meraih medali di BAC 2026.
Tunggal putra Indonesia bahkan berpeluang menciptakan all Indonesian final.
Skenario yang pertama, Jojo yang menempati bagan atas harus bisa melaju mulus sampai menembus babak final BAC 2026.
Jojo akan melakoni ujian pertamanya di babak 32 besar BAC 2026 berhadapan dengan wakil Malaysia, Leong Jun Hao.
Jika melihat catatan pertemuan, Jojo diprediksi akan bisa mengalahkan Leong Jun Hao.
Hanya saja memang, Jojo akan dihadapkan dengan lawan-lawan berat di babak-babak selanjutnya. Mulai dari Kunlavut Vitidsarn (Thailand/unggulan 1), Li Shi Feng (China/unggulan 5), dan Lin Chun-yi (Taiwan/unggulan 6).
Selain Jojo yang wajib melaju ke final, harus ada skenario lainnya yang mendukung.
Skenario kedua adalah, berkaitan dengan Alwi dan Ubed yang menempati bagan bawah.
Alwi dan Ubed yang berpeluang bertemu di semifinal BAC 2026 harus bisa mewujudkan hal tersebut.
Apabila Alwi dan Ubed saling bentrok di semifinal dan Jojo melaju ke final, maka dipastikan all Indonesian final tersaji sekaligus mewujudkan medali emas BAC 2026.
Untuk Alwi, lawan terberatnya adalah Shi Yu Qi (China/unggulan 2) dan Kodai Naraoka (Jepang/unggulan 7).
Sedangkan untuk Ubed, ia sudah ditunggu pemain top dunia seperti Chou Tien Chen (Taiwan/unggulan 4) dan Loh Kean Yew (Singapura/unggulan 8).
(Tribunnews.com/Isnaini)