SRIPOKU.COM - Pelatih Sriwijaya FC Iwan Setiawan, menyatakan kesiapannya untuk mewujudkan mimpi "Elang Andalas" kembali ke Liga 2 (Pegadaian Championship) setelah harus menjalani satu musim di kompetisi Liga 3 (Liga Nusantara) pada musim 2026/2027 mendatang.
"Pertanyaannya adalah, apakah manajemen Sriwijaya FC serius? Artinya, jika manajemen serius, hal itu akan mencakup masalah teknis. Manajemen harus sanggup menyediakan pemain-pemain yang saya rekomendasikan," ungkap Iwan Setiawan kepada Sripoku.com.
Mantan pelatih Borneo FC ini memaparkan bahwa untuk mewujudkan target promosi, dibutuhkan pemain-pemain yang mampu menunjang performa tim Sriwijaya FC nantinya secara signifikan.
"Apa itu? Tentu misalnya pemain-pemain terbaik. Konsekuensinya pasti relatif pada bayaran yang lebih tinggi. Hal ini kembali lagi kepada kebijakan manajemen Sriwijaya FC," ujar pelatih kelahiran Medan, 5 Juli 1968 tersebut.
Iwan meyakinkan manajemen bahwa dirinya memiliki basis data referensi pemain yang luas untuk dijadikan amunisi Laskar Wong Kito. "Alhamdulillah, saya adalah pelatih yang terus eksis, bukan pelatih yang sedang menganggur tanpa aktivitas. Kemarin saya bekerja sebagai match analyst di PT LIB. Artinya, saya punya banyak referensi dan 'tabungan' bank pemain terbaik, terutama pemain usia muda karena saya sempat bekerja di level bawah," tambahnya.
Ia juga aktif mengikuti perkembangan Elite Pro Academy (EPA), yang dinilai sangat relevan dengan regulasi batasan usia di Liga 3.
Proyek Jangka Panjang Manajemen
Direktur Olahraga PT SOM (Sriwijaya Optimis Mandiri), Anggoro Prajesta, berharap meskipun Sriwijaya FC terdegradasi ke Liga 3, tim tetap akan ditangani oleh Iwan Setiawan.
"Secara pribadi, saya rasa Coach Iwan Setiawan adalah untuk jangka panjang. Semuanya dirancang agar tidak banyak perubahan komposisi pelatih, bahkan saat di Liga 3 nanti. Kami sangat berharap beliau tetap berkenan," ungkap Anggoro.
Manajemen ingin membuktikan kesungguhan mereka agar Sriwijaya FC segera bangkit, mengikuti jejak Dejan FC dan RANS Nusantara FC yang hanya "mampir" satu musim di Liga 3 dan langsung berhasil promosi kembali. Sebagai informasi, Dejan FC dan RANS Nusantara FC resmi kembali ke Liga 2 musim 2026/2027 setelah memenangkan laga semifinal Liga Nusantara musim 2025/2026.
Baca juga: Iwan Setiawan Luruskan Kabar Terkait Persiraja: Saya Nyaman di Sriwijaya FC
Dukungan Suporter adalah Kunci
Iwan Setiawan, yang sering dijuluki sebagai "Jose Mourinho Indonesia", menegaskan bahwa prinsip utamanya dalam melatih adalah melihat ambisi klub.
"Di mana pun saya bekerja, baik di Persibo maupun Borneo, saya melihat apakah tim ini serius untuk promosi atau tidak. Jika manajemen serius, tentu saya sangat senang. Namun yang terpenting adalah dukungan dan doa dari masyarakat Sumatera Selatan serta teman-teman suporter. Kenyamanan saya bekerja sangat ditentukan oleh dukungan mereka," pungkasnya.
Iwan Setiawan sendiri resmi ditunjuk untuk menahkodai Sriwijaya FC sejak putaran ketiga Pegadaian Championship musim 2025/2026. Karakter kepemimpinannya yang keras dan disiplin diharapkan mampu membangkitkan mentalitas pemain di masa transisi ini.