Rakhmat Basuki Bongkar Resep Bikin Madura United Naik Level dalam Waktu Singkat: Bicara ke Pemain
Januar April 07, 2026 05:14 PM

 

Laporan wartawan TribunJatim.com, Khairul Amin

TRIBUNJATIM.COM, MADURA - Madura United memang kalah 1-3 dari Borneo FC di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, Pamekasan, Minggu (5/4/2026) malam.

Namun, banyak pihak menilai permainan tim meningkat secara signifikan dibanding ketika dinahkodai Carlos Parreira.

Di bawah komando pelatih karteker, Rakhmat Basuki. Madura United tampil agresif, padahal lawan yang dihadapi tim kuat yang sedang bersaing ketat dalam perebutan gelar juara.

Terpaut jauh dengan Madura United yang ada di peringkat 16 klasemen, atau di zona degradasi.

Madura United meladeni permainan cepat Borneo FC. Sempat bermain imbang 1-1 di babak pertama. Sebelum akhirnya kebobolan dua gol tambahan di akhir pertandingan.

Baca juga: Soal Insiden Pelamparan Bus Borneo FC, Manajemen Madura United Minta Maaf: Tidak Ada Pembenaran

"Yang pertama saya benerin adalah Konfidensi. Saya bicara itu ke pemain, bahwa kalian semua punya kualitas yang sama dengan tim lain," kata Rakhmat Basuki menjawab pertanyaan surya.co.id

Kepercayaan diri tim sangat penting, karena sebelumnya di bawah Carlos Parreira, Madura United mengalami periode buruk, 10 laga terakhir puasa kemenangan.

Selanjutnya, Ia juga meyakinkan pemain bahwa kualitas tim Madura United tidak kalah dengan tim lain.

"Kami juga memotivasi mereka bahwa tidak ada yang tidak mungkin di sepak bola, semuanya bisa terjadi," terangnya.

Pelatih asli Madura United itu cukup percaya diri bisa bawa tim keluar dari zona degradasi. Apalagi kompetisi musim ini masih menyisakan 8 pertandingan lagi.

"Kami masih punya peluang besar untuk bisa lolos. Kami harus fokus sama tim sendiri, tidak peduli dengan tim lain," ucapnya.

"Tidak peduli siapa yang akan kami hadapi, kami harus fokus dengan target sendiri, harus bisa membawa Madura United eksis di Liga 1," pungkas Rakhmat Basuki.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.