Kronologi 3 Jasad Ditemukan di Jawa Barat di Hari yang Sama
Desy Selviany April 07, 2026 05:35 PM

Laporan Reporter Tribunjabar.id Rahmat Kurniawan

TRIBUNDEPOK-Tiga mayat ditemukan di wilayah Jawa Barat di hari yang sama pada Senin (6/4/2026).

Penemuan tiga mayat ini lantas membuat gempar warga lantaran ditemukan di Cimahi dan Kabupaten Bandung Barat di hari yang sama.

Satu mayat dilaporkan ditemukan di Cipageran, Cimahi, Jawa Barat. Kemudian dua ayat lainnya ditemukan di wilayah Padalarang dan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat. 

Ketiganya terjadi dalam hari yang sama dan menjadi perhatian aparat kepolisian.

Pihak kepolisian membenarkan adanya tiga laporan tersebut yang masuk dalam satu hari.

Kasi Humas Polres Cimahi Iptu Gofur Supangkat mengatakan saat ini pihaknya telah menyelidiki penemuan mayat tersebut. 

"Betul kemarin selain di Cipageran Cimahi, kami juga mendapat laporan temu mayat di Padalarang dan Cisarua," kata Gofur seperti dimuat TribunJabar Selasa (7/4/2026).

Penemuan jasad manusia di Padalarang memiliki pola yang hampir serupa dengan kejadian di Cimahi. 

Di mana kronologi penemuan jasad tersebut sama-sama ditemukan di dalam sebuah rumah kontrakan.

Misalnya kronologi penemuan jasad di Kampung Situsaeur, Desa Kertamulya, sekitar pukul 08.30 WIB berawal dari pemilik kontrakan yang mencoba mengecek penyewa yang tak kunjung merespons.

"Berawal dari pemilik kontrakan yang ingin menagih sewa kontrakan terhadap almarhum, pas diketuk tidak ada respon, pemilik bersama salah satu saksi kemudian membuka paksa dan ditemukanlah almarhum," kata Gofur.

Hasil pemeriksaan awal tidak menunjukkan adanya tanda kekerasan pada tubuh korban yang diketahui berinisial SY (64). 

Perempuan tersebut diduga meninggal akibat kondisi kesehatan yang telah lama dideritanya.

"Dari keterangan saksi anak almarhum, ada riwayat penyakit asam urat, kolesterol, sudah lama. Dari keterangan saksi lain almarhum pernah mengeluhkan sakit jantung," ujarnya.

Kemudian itu, di wilayah Cipageran, Kota Cimahi, seorang perempuan lanjut usia bernama Kuraesin (64) ditemukan meninggal dunia di dalam kamar kontrakannya. 

Peristiwa ini terjadi di Jalan Sangkuriang, Kampung Baru, pada Senin pagi.

Saat ditemukan, kondisi jasad Kuraesin sudah dalam keadaan membusuk dan tergeletak di atas tempat tidur. 

Temuan ini berawal dari kecurigaan warga sekitar yang sudah beberapa hari tidak melihat aktivitas korban.

Baca juga: Harga Plastik Naik, Segini Harga Minyak Goreng Kemasan di Depok Saat Ini

Iptu Gofur Supangkat menjelaskan bahwa laporan awal datang dari pemilik kontrakan setelah menerima aduan dari tetangga.

"Memang awalnya dari aduan tetangga almarhum. Yang curiga tidak melihat keberadaan almarhum hampir satu minggu, lampu kontrakannya juga mati," kata Gofur saat dikonfirmasi.

Pemilik kontrakan kemudian mencoba memastikan kondisi penghuni dengan mengetuk pintu, namun tidak mendapatkan respons dari dalam.

"Pas diketok tidak ada respon, makin curiga," katanya.

Kecurigaan tersebut membuat pemilik melapor ke ketua RT setempat. Bersama keponakan korban, mereka berupaya memastikan keadaan di dalam rumah dengan membuka akses melalui jendela.

“Awalnya dicongkel jendela, di situ sudah terlihat. Terlihat korban sudah dalam keadaan meninggal dunia di atas kasur. Kondisinya sudah membusuk," ujarnya.

Peristiwa ini kemudian segera dilaporkan kepada kepolisian. 

Petugas yang datang langsung melakukan olah tempat kejadian perkara serta mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi, termasuk pihak keluarga korban.

Dari hasil penelusuran awal, korban diduga meninggal dunia akibat penyakit yang dideritanya. 

Di lokasi kejadian, ditemukan sejumlah obat-obatan yang berkaitan dengan kondisi kesehatan korban.

"Bahwa menurut keluarga, korban mengidap beberapa penyakit. Keluarga korban menolak dilakukan otopsi dan menerima kejadian sebagai takdir," tandasnya.

Berbeda dengan dua kasus lainnya, temuan di Cisarua memperlihatkan kondisi jasad yang ditemukan dalam posisi tergantung di sebuah pohon. 

Polisi menerima laporan kejadian ini pada dini hari.

"Sama, tidak ditemukan adanya luka akibat benda tumpul maupun tajam, yang pertama menemukan istrinya jam 2 dini hari," kata Gofur.

(Wartakotalive.com/DES/TribunJabar)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.