TRIBUNMANADO.CO.ID - Aksi penyerangan terjadi disalah satu kafe di kecamatan Ratatotok, Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra), Senin (6/4/2026) malam.
Insiden ini diduga dipicu oleh sekelompok orang dalam pengaruh alkohol yang membuat keributan di lokasi yang dikenal kerap menjadi tempat praktik prostitusi.
Menurut keterangan warga sekitar, situasi mulai memanas ketika masyarakat yang tinggal didekat lokasi menegur para pelaku.
Namun, teguran tersebut tidak diterima dengan baik.
Salah satu terduga pelaku malah pulang dan memanggil sejumlah teman-temannya.
Tak lama berselang, kelompok tersebut diduga melakukan penyerangan menggunakan senjata tajam kepada warga.
"Mereka databg bawa cakram dan panah wayer. Kemudian mencoba menyerang kami," ujar warga saat dihubungi Selasa 7 April 2026.
Salah satu korban dalam insiden tersebut adalah Pendeta Ev Hendra M.
Ia menjadi target pengejaran oleh sekitar empat orang pelaku yang membawa senjata tajam.
Dalam kondisi panik, Hendra terpaksa melarikan diri ke arah rawa-rawa sambil menggendong anak perempuannya yang turut ketakutan menyaksikan kejadian tersebut.
Kasat Reskrim Polres Mitra AKP Lutfi Arinugra Pratama mengatakan pihaknya masih menyelidiki kasus tersebut.
"Kita masih melakukan penyelidikan untuk kasus ini," ujarnya.
Meski begitu, ia menegaskan kalau pihaknya sudah mengantongi salah satu identitas tersangka.
"Iya sudah ada yang kita kantongi identitasnya. Selanjutnya tinggal tunggu hasil penyelidikan," ucapnya.
Perwira tiga balok ini menegaskan pihaknya akan berkolaborasi dengan Polsek Ratatotok untuk penyelesain kasus ini.
"Kita akan jalan sama-sama dengan Polsek Ratatotok untuk penyelesaian kasus ini," ucapnya. (Nie)