Mobil Terbenam di Kubangan, Warga Tanjung Batu Protes Kerusakan Jalan Perkebunan Cinta Manis
tarso romli April 07, 2026 06:27 PM

 

SRIPOKU.COM, INDRALAYA – Kondisi jalan di kawasan perkebunan tebu PT BCN Unit Cinta Manis, Kecamatan Tanjung Batu, Ogan Ilir, menuai protes keras dari masyarakat. Hal ini dipicu oleh rusaknya akses jalan hingga menyebabkan kendaraan warga terbenam di kubangan lumpur dan tidak dapat melaju.

Aksi protes tersebut terekam dalam sebuah video berdurasi 1 menit 37 detik yang beredar pada Selasa (7/4/2026).

Dalam video tersebut, seorang warga bernama Arhandi menunjukkan kondisi kendaraannya yang terjebak di tengah jalan yang rusak parah.

"Ini jalan PT BCN Unit Cinta Manis, inilah keadaannya. Bagaimana ini? Mestinya jalan diperbaiki. Apa gunanya ada perusahaan sebesar ini jika jalan tidak diurus? Kacau ini, tolong segera diperhatikan dan dikerjakan," tegas Arhandi dalam unggahan video tersebut.

Akses Vital Antardesa

Menurut warga, jalan perkebunan tersebut merupakan jalur vital yang menghubungkan desa-desa di Kecamatan Tanjung Batu dan Kecamatan Lubuk Keliat.

Setiap hari, masyarakat mengandalkan akses ini untuk mobilitas menuju lahan pertanian dan perkebunan mereka.

Masyarakat menyayangkan pihak perusahaan yang dinilai kurang peka terhadap kondisi infrastruktur di wilayah operasionalnya, mengingat besarnya skala industri yang dikelola oleh pabrik gula tersebut.

Tunggu Jadwal Alat Berat

Menanggapi keluhan tersebut, pihak PT BCN Unit Cinta Manis menyatakan telah mengetahui kondisi kerusakan jalan tersebut dan berkomitmen untuk melakukan perbaikan.

Kepala Bagian SDM dan Umum PT BCN Unit Cinta Manis, Abdul Latif, menjelaskan bahwa saat ini pihaknya tengah mengatur jadwal mobilisasi alat berat ke lokasi terdampak.

"Untuk jalan sudah pasti akan kami perbaiki. Saat ini masih dalam tahap penjadwalan alat berat untuk turun ke lapangan guna melakukan perbaikan di titik-titik yang rusak," ujar Latif saat dihubungi secara terpisah, Selasa (7/4/2026).

Masyarakat berharap perbaikan segera dilakukan secara permanen dan tidak sekadar penimbunan darurat, mengingat intensitas hujan yang masih tinggi dapat kembali merusak akses jalan tersebut dalam waktu singkat.

Baca juga: Kisah Anak di Banyuasin Sumsel Selamatkan Ibunya yang Stroke Saat Rumah Kebakaran

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.