Laporan Wartawan TribunSolo, Erlangga Bima
TRIBUNSOLO.COM, WONOGIRI - Di tengah sunyinya hutan Nguntoronadi, sebuah sepeda motor tampak berdiri diam, terkunci stang, tanpa jejak pemilik.
Bukan sehari atau dua hari, kendaraan itu diduga telah berada di sana selama hampir tiga minggu, menyatu dengan rimbunnya semak dan lembapnya tanah hutan.
Honda Spacy hitam putih berplat AD-6534-TY itu ditemukan di jalan penghubung antara Dusun Pakel dan Dusun Kamplong, Desa Ngadipiro, Kecamatan Nguntoronadi, Wonogiri, pada Senin (6/4/2026) malam sekitar pukul 20.00 WIB.
Di sekelilingnya, rumput liar tumbuh tinggi, sebagian mulai menutupi bagian roda.
Tak ada tanda-tanda tergesa, tak ada bekas kerusakan.
Justru semuanya terlihat rapi, seolah motor itu sengaja ditinggalkan, lalu dilupakan.
Kasi Humas Polres Wonogiri, AKP Anom Prabowo, mengatakan pihaknya langsung melakukan olah tempat kejadian perkara.
"Kami sudah ke lokasi dan melakukan olah TKP serta mengamankan barang bukti untuk kepentingan penyelidikan," katanya, Selasa (7/4/2026).
Detail kecil di lokasi semakin menambah tanda tanya.
Baca juga: SMA di Kecamatan Wonogiri Ini Kalahkan SMA Kota, Berhasil Loloskan Ratusan Siswa di SNBP 2026
Sebuah helm putih masih tergantung di kendaraan, sementara satu jaket abu-abu tersimpan di dalam bagasi, diam, tanpa sentuhan.
Keterangan saksi menyebut motor tersebut telah berada di lokasi cukup lama.
"Sekira 3 minggu keterangan saksi," ujarnya.
Pengecekan nomor polisi menunjukkan kendaraan itu terdaftar atas nama warga Kabupaten Sragen. Namun hingga kini, keberadaan pemiliknya belum diketahui.
Polisi telah memasang garis pembatas dan menyisir area sekitar, mencoba mencari petunjuk dari sunyi yang tersisa di lokasi tersebut.
Kini, motor beserta barang-barang yang melekat padanya diamankan di Polsek Nguntoronadi untuk proses penyelidikan lebih lanjut.
Baca juga: Misteri Motor Tak Bertuan di Hutan Nguntoronadi Wonogiri, Helm Masih Menggantung, Jaket Tersimpan
"Jika masyarakat yang merasa kehilangan sepeda motor dengan ciri-ciri tersebut agar segera melapor ke kantor polisi terdekat atau menghubungi Polsek Nguntoronadi," pungkasnya.
Di antara daun-daun basah dan tanah yang dingin, motor itu tetap berdiri, menunggu, atau mungkin menyimpan cerita yang belum selesai.