WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Givina terus menjaga eksistensinya di layar lebar, kali ini ia sudah tak sabar film terbarunya bertajuk 'The Bell: Panggilan Untuk Mati' tayang di bioskop pada 7 Mei 2026.
Rasa tak sabar Givina itu karena ia sudah menjalani proses syuting selama dua tahun terakhir ini.
Dalam film horor garapan rumah produksi Sinemata Buana Kreasindo itu, Givina berperan sebagai Saida, wanita asli Belitung yang penuh dengan rasa cinta.
"Saida itu cewek Belitung tulen yang sangat strong, karena dia mungkin besar sendiri. Walaupun berjuang sendiri, tapi dia punya banyak cinta untuk orang sekelilingnya," kata Givina ketika ditemui di XXI Metropole Cikini, Menteng, Jakarta Pusat pada Selasa (7/4/2026).
"Saida ini menunjukkan cintanya dengan tough love atau acts of service," sambungnya.
Baca juga: Asep Surya Atmaja Rayakan Lebaran Bekasi ke-8, Komitmen Lestarikan Budaya Betawi
Adik komika Uus itu harus totalitas dalam perannya, meskipun ia belum pernah mengetahui Belitung baik dari karakteristik warga hingga destinasi wisata hingga kulinernya.
Hal yang paling sulit untuk Givina adalah mempelajari dialek Belitung. Ia sampai meneror Zulfani Pasha, pemeran Ikal di film Laskar Pelangi setiap hari untuk bisa mempelajarinya.
"Aku nggak mau mempresentasikan penduduk asli Belitung itu setengah-setengah. Aku coba ngulik dan ngobrol banyak sama Ikal untuk bahasanya Saida," ucap wanita 29 tahun itu.
"Dia tidak pernah mengeluh meski 24 jam aku ganggu lewat telepon," sambungnya.
Selama menjalani proses syuting di Belitung, diakui Givina Lukita Dewi sangat menyenangkan. Ia menikmati setiap destinasi wisata hingga kuliner disana
Givina mengaku sangat takjub dengan keramahan warga lokal dan keindahan alamnya.
Akan tetapi, Givina bersyukur tidak mengalami kejadian mistis selama proses syuting berlangsung.
"Paling mistis itu berat badan saya naik dua kilo! Menurut saya itu paling mistis dan horor. Saya bingung pulang-pulang naik dua kilo," ungkapnya seraya tertawa.
Givina menegaskan selama di lokasi syuting ia selaku berpikir positif agar tidak diganggu makhluk halus, selain itu atmosfer tempat pekerjaan sangat menyenangkan.
"Jujur nggak ada (pengalaman mistis) sih, mungkin karena aku nggak gitu sensitif. Atmosfer waktu syuting itu sangat menyenangkan walaupun adegannya horor bak-buk-bak-buk, jadi aku nggak sempet kepikiran apa-apa lagi," ujar Givina Lukita.
Film 'The Bell: Panggilan Untuk Mati' ini dibintangi oleh Mathias Muchus, Shalom Razade, Givina, dan Ratu Sofia. (Ari)