TRIBUNFLORES.COM, MAUMERE – Mantan Anggota DPRD Sikka, Drs. Jelalu Petrus dikabarkan meninggal dunia, pada 7 April 2026 di RSUD TC Hillers Maumere.
Meninggalnya salah satu tokoh publik di Kabupaten Sikka ini menyisakan duka yang mendalam bagi keluarga dan masyarakat terkhusus juga bagi Partai Demokrat Kabupaten Sikka.
Petrus Jelalu atau kerap disapa Pit Jelalu merupakan salah satu kader demokrat yang disegani, beliau turut mengharumkan nama partai ini melalui pencapaiannya di bidang politik menduduki kursi DPRD Sikka beberapa periode lalu.
Partai Demokrat Sikka, sebagaimana disebutkan oleh Sekretaris Partai Demokrat Kabupaten Sikka Octavianus Aryo Adhityo Hardiningrat, dalam tulisannya di Grup WA Sikka Bebas Bicara, mengucapkan terima kasih atas pengabdian dan teladan yang telah diberikan almarhum bagi masyarakat Kabupaten Sikka.
Baca juga: Ketua DPRD Manggarai Barat : Makna Kebangkitan Kristus Untuk Manggarai Barat
Dalam catatan iman, Adhityo mengutip 2 Timotius 4:7, “Aku telah mengakhiri pertandingan yang baik, aku telah mencapai garis akhir dan aku telah memelihara iman.”
"Semoga Tuhan menerima almarhum dalam damai abadi dan menguatkan keluarga yang ditinggalkan. Tuhan memberkati," demikian tulisnya.
Pit Jelalu dilaporkan terjatuh di depan rumahnya. Dugaan sementara, penyebab wafatnya beliau adalah serangan jantung.
Melansir berbagai sumber, Drs. Jelalu Petrus, seorang tokoh pendidikan, politik dan sosial dari Kabupaten Sikka, dikenal luas atas dedikasi dan pengabdiannya kepada masyarakat.
Beliau lahir di Manggarai pada 28 Februari 1958, almarhum menghabiskan hidupnya untuk mengabdi di bidang pendidikan, organisasi keagamaan, dan pemerintahan.
Almarhum berusia 68 tahun, beragama Kristen Katolik, belum menikah, dan bukan penyandang disabilitas.
Sepanjang hidupnya, ia aktif dalam berbagai bidang mulai dari pendidikan hingga organisasi sosial kemasyarakatan.
Jelalu Petrus menempuh pendidikan menengahnya di SMA Negeri 526 Ruteng (1976–1980) sebelum melanjutkan studi tinggi di Sekolah Tinggi Filsafat Katolik Ledalero (1981–1986).
Selama menempuh pendidikan, ia aktif mengasah keterampilan kepemimpinan dan mengikuti berbagai pelatihan, termasuk software manajemen kampanye, webinar strategi pemilu, serta pelatihan public speaking.
Kariernya dimulai di bidang pendidikan sebagai guru di SPG Don Bosco Maumere (1986–1989).
Selanjutnya, ia meniti karier di SMA Yohanes Paulus II Maumere, menjabat sebagai guru dan Wakil Kepala Sekolah (1989–1998), kemudian Kepala Sekolah (1998–2004).
Memasuki dunia politik, ia menjadi Anggota DPRD Kabupaten Sikka dari Fraksi Demokrat (2004–2014).
Selain itu, almarhum juga aktif dalam sektor koperasi sebagai Wakil Ketua Pengurus Koperasi Kredit Mitan Gita Maumere (2014–2022).
Jelalu Petrus juga dikenal aktif dalam kegiatan sosial dan organisasi keagamaan. Beberapa jabatan penting yang pernah dijabatnya antara lain:
- Ketua Lingkungan Stasi Perumnas, Paroki St. Yosep Maumere (1986–1989)
- Ketua Rumpun Pewartaan / Pembinaan, Paroki St. Yosep Maumere (1989–2004)
- Ketua Komite, SD Inpres Madawat Maumere (2014–2022)
- Ketua Komite, SMAK St. Maria Monte Carmelo Maumere (2021–2023)
- Ketua Badan Penyantun, Puskesmas Kopeta Maumere (2019–2022)
Melalui kiprah ini, almarhum meninggalkan teladan pengabdian bagi generasi muda, pendidikan, dan masyarakat Kabupaten Sikka.