Anggota Komisi XIII DPR RI dari Fraksi PAN, Arisal Aziz menyentil kinerja buruk Kementerian Hak Asasi Manusia (HAM) di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (7/4/2026).
Arisal mempertanyakan keberadaan kementerian itu yang dinilai belum menunjukkan fungsi yang jelas di tengah berbagai persoalan HAM yang terjadi.
Ia mengaku miris adanya HAM tak melindungi kasus yang menimpa Nenek Saudah (68).
Warga Pasaman, Sumatera Barat itu menjadi korban pengeroyokan brutal oleh pekerja tambang emas ilegal pada Januari 2026 lalu.
Akibat mempertahankan lahan miliknya, Nenek Saudah menderita luka robek dengan 7 jahitan di kepala dan lima jahitan di bibir.
Bahkan, korban ditemukan pingsan di semak-semak dalam kondisi babak belur.
Sebagai wakil rakyat dari daerah pemilihan Sumatera Barat II, termasuk Pasaman, Arisal mendesak Menteri HAM, Natalius Pigai, segera memperbaiki kinerja kementeriannya.
Ia juga meminta agar perlindungan terhadap masyarakat, khususnya kelompok rentan, dapat lebih ditingkatkan ke depannya.