TRIBUNNEWS.COM - Manchester United resmi mengumumkan perpanjangan kontrak bagi bek tengahnya, Harry Maguire, pada Selasa (7/4/2026).
Klub Setan Merah mengikat pemain berusia 33 tahun itu dengan kontrak baru berdurasi satu tahun, lengkap dengan opsi perpanjangan satu musim berikutnya.
Keputusan ini membuat Maguire dipastikan bertahan di Old Trafford setidaknya hingga musim panas 2027.
Sebelum perpanjangan ini, masa depan Maguire sempat menggantung.
Kontrak lamanya akan habis di akhir musim 2025/26, dan sempat ada spekulasi bahwa ia akan meninggalkan klub secara gratis pada bursa transfer musim panas mendatang.
Bahkan sebelum Michael Carrick ditunjuk sebagai pelatih, status Maguire terlihat tidak jelas dan minim tanda-tanda akan dipertahankan.
Namun, situasi berubah drastis sejak kedatangan Carrick.
Maguire kembali menjadi pilihan utama di lini belakang Manchester United.
Ia sering tampil sebagai starter, terutama saat Lisandro Martinez dan Matthijs de Ligt mengalami cedera.
Kehadirannya turut membantu tim bersaing di papan atas klasemen Liga Inggris.
Salah satu hal yang paling menonjol dari perpanjangan kontrak ini adalah pengorbanan besar yang dilakukan Maguire. Bek asal Inggris itu rela menerima pemotongan gaji yang cukup signifikan.
Berdasarkan laporan dari The Times, gaji barunya berada di kisaran £180.000 per pekan (sekitar Rp4 miliar), lebih rendah dibandingkan gaji sebelumnya yang mencapai di bawah £190.000 per pekan.
Langkah ini menunjukkan loyalitas tinggi Maguire terhadap Manchester United.
Baca juga: MU Beres-beres Kontrak Jangka Pendek, Maguire Tuntas, Mainoo Selanjutnya
Maguire sendiri menyambut gembira keputusan tersebut.
"Mewakili Manchester United adalah kehormatan tertinggi. Ini adalah tanggung jawab yang membuat saya dan keluarga saya bangga setiap hari," ujar Harry Maguire, dikutip dari laman resmi klub.
"Saya sangat senang dapat memperpanjang perjalanan saya di klub luar biasa ini setidaknya hingga delapan musim dan terus bermain di hadapan para pendukung istimewa kami," lanjutnya.
Direktur Olahraga Manchester United, Jason Wilcox, turut memuji sikap Maguire.
Ia menyebut bahwa Maguire merupakan seorang profesional sejati.
"Harry mewakili mentalitas dan ketahanan yang dibutuhkan untuk tampil maksimal bagi Manchester United. Dia adalah seorang profesional sejati," kata Wilcox.
Perjalanan karier Maguire di Manchester United memang penuh liku.
Didatangkan dengan harga mahal dari Leicester City pada 2019, ia sempat menjadi kapten tim. Namun, di era Erik ten Hag, posisinya sempat terpinggirkan dan mendapat banyak kritik.
Semua berubah ketika Carrick menerapkan sistem yang lebih sesuai, membuat Maguire kembali menemukan performa terbaiknya sebagai pemimpin di lini belakang dan ruang ganti.
Dengan kontrak baru ini, Maguire menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi bagi Manchester United.
Ia memilih bertahan bukan hanya karena faktor olahraga, tetapi juga stabilitas bagi keluarganya.
Keputusan rela memotong gaji demi tetap membela Setan Merah menjadi bukti nyata loyalitas seorang pemain senior di tengah era yang sering kali lebih mementingkan finansial.
Kini, fokus Maguire dan Manchester United adalah melanjutkan perjuangan di sisa musim ini demi dapat finis di zona Liga Champions.
(Tribunnews.com/Hafidh Rizky Pratama)