Pencarian Pelatih Baru Italia Dimulai, Napoli dan Brasil Ciptakan Batasan Berbeda
Dwi Setiawan April 08, 2026 03:10 PM

TRIBUNNEWS.COM - Posisi lowong di kursi pelatih utama Timnas Italia membuat beberapa kubu mulai pasang ancang-ancang.

Sejauh ini Italia dikaitkan dengan banyak sosok pelatih untuk menangani mereka selepas Gennaro Gattuso hengkang.

Hengkangnya Gattuso sebenarnya sudah diprediksi dengan gagalnya Italia melangkah ke Piala Dunia 2026.

Hal yang membuat proses penunjukan pelatih baru agak sulit adalah dengan lowongnya juga posisi Presiden Federasi Sepak Bola Italia atau FIGC.

Baca juga: Klasemen & Top Skor Liga Italia: Scudetto Melayang dari Tangan AC Milan, Lautaro Melesat

Untuk itu, tim nasional harus menunggu beberapa saat untuk mendapatkan pelatih baru.

Sementara itu, nama-nama lain terus berseliweran untuk digadang menjadi pelatih baru Italia.

Mulai dari Antonio Conte hingga Carlo Ancelotti masuk radar pelatih baru mereka.

Masalahnya, Conte dan Ancelotti bukanlah pelatih free agent atau berstatus bebas transfer.

Keduanya memiliki tanggung jawab kepada tim masing-masing yang ditangani.

Conte masih bersama Napoli di Italia, sedangkan Don Carleto berkelana ke negeri Samba, Brasil.

CONTE - Pelatih kepala Tottenham Hotspur, Antonio Conte (kiri), berjabat tangan dengan manajer Arsenal, Mikel Arteta (kanan), setelah pertandingan sepak bola Liga Premier Inggris antara Tottenham Hotspur dan Arsenal di Stadion Tottenham Hotspur di London, pada 12 Mei 2022. (Foto arsip)
CONTE - Pelatih kepala Tottenham Hotspur, Antonio Conte (kiri), berjabat tangan dengan manajer Arsenal, Mikel Arteta (kanan), setelah pertandingan sepak bola Liga Premier Inggris antara Tottenham Hotspur dan Arsenal di Stadion Tottenham Hotspur di London, pada 12 Mei 2022. (Foto arsip) (Glyn KIRK / AFP)

Namun di tengah hembusan minat tersebut, ada sedikit perbedaan reaksi dari Napoli dan Brasil soal pendekatan Italia.

Dari Napoli, sang Presiden, Aurelio De Laurentiis, mengaku tak akan menghalangi pelatih tim miliknya itu jika Italia datang memberikan tawaran.

"Jika Antonio menemui saya, saya akan berkata iya," kata De Laurentiis dikutip dari Football Italia.

Kubu Conte sendiri juga tak menampik peluang menjadi pelatih Italia.

Ia memiliki keuntungan tersendiri lantaran pernah menjadi pelatih tim nasional, meskipun singkat.

Conte pernah menjabat sebagai pelatih Timnas Italia pada 2014-2016 silam.

Setelah itu, dirinya kembali mengabdikan diri di berbagai klub sembari terus dihubungkan bakal menangani Italia lagi.

Legenda hidup Juventus ini mengaku tersanjung bila bisa menjadi pelatih Italia lagi.

Pasalnya mewakiliki negara adalah sebuah tugas mulia dan berbeda.

"Jika saya Presiden FIGC, saya akan memasukkan diri saya sendiri dalam daftar pelatih baru," kata Conte.

"Lagipula saya pernah menjadi bagian Nazionale dan tahu seluk-beluknya seperti apa."

"Saya tersanjung, karena mewakili negara Anda adalah sesuatu yang luar biasa," paparnya.

Saat pintu Napoli terbuka, berbeda halnya dengan Brasil.

Brasil selaku tim yang ditangani Carlo Ancelotti tak akan membuka pintu negosiasi dengan Italia agar Don Carleto pulang kampung.

Mereka masih ingin terus bersama Anelotti dalam waktu yang lama.

Apalagi Ancelotti datang ke Brasil masih pada hitungan satu tahun saja.

Datang pada Mei 2025, Ancelotti awalnya menyepakati kontrak jangka pendek dengan Selecao.

Ia awalnya diikat hingga Juli 2026 atau hingga Piala Dunia 2026 usai.

Namun situasi di tim Samba berubah dengan segala hal yang ada.

Pihak Brasil nampaknya puas dengan kinerja Don Carleto dan ingin mengajak sang pelatih ke meja perundingan lagi.

Dikutip dari ESPN, Brasil ingin mengikat Ancelotti hingga 2030 mendatang.

Artinya, ia akan ditawari kontrak baru hingga empat tahun ke depan.

Saat ini pihak Brasil sedang menyelesaikan detail kesepakatan tersebut.

Diyakini dalam waktu dekat Ancelotti akan segera membubuhkan tanda tangannya di kontrak baru itu.

Meski ditawari kontrak baru, gaji sang pelatih diyakini tak akan mengalami peningkatan.

Gaji Ancelotti saat ini ada di kisaran 10 juta Euro per tahun, tertinggi dalam sejarah pelatih timnas Brasil.

Jumlah itu bisa meningkat dengan berbagai bonus yang bisa aktif lewat pencapaian di masa depan.

Dengan situasi ini, sepertinya Antonio Conte lebih berpeluang menjadi pelatih Italia ketimbang Ancelotti.

Namun publik harus menunggu terlebih dahulu untuk mengetahui kepastian pelatih baru Azzurri.

(Tribunnews.com/Guruh)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.