Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Nandri Prilatama
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - BMKG Bandung memperkirakan cuaca sepekan ke depan di mana ada beberapa dinamika atmosfer yang diprakirakan masih mendukung peningkatan suplai uap air dan pertumbuhan awan konvektif di sebagian wilayah Jabar, di antaranya adalah suhu muka laut yang masih relatif hangat di sebagian perairan Indonesia bagian barat, masih ada potensi terbentuknya daerah belokan angin di sekitar wilayah Jabar, meski tak persisten selama sepekan ke depan.
Kemudian, gelombang atmosfer tipe Rossby Ekuatorial diprakirakan akan aktif di awal hingga pertengahan pekan, dan kondisi labilitas atmosfer masih diprakirakan bervariasi pada kategori ringan sampai kuat yang mendukung peningkatan potensi pembentukan awan konvektif pada skala lokal.
Kepala Stasiun Geofisika Bandung, Teguh Rahayu, menyampaikan bahwa prospek cuaca mingguan untuk wilayah Jabar, potensi hujan sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang dapat terjadi pada skala lokal dan durasi singkat terdapat di sebagian wilayah.
Baca juga: Prakiraan Cuaca Jawa Barat Sepekan Diwarnai Hujan Deras dan Angin Kencang, Bandung Raya Waspada
"Kami imbau ke masyarakat dan instansi terkait untuk tetap waspada terhadap kondisi cuaca yang dapat berubah sewaktu-waktu dan berpotensi menimbulkan bencana hidrometeorologis seperti hujan lebat hingga sangat lebat, angin kencang, banjir, tanah longsor, dan pohon tumbang. Tetap tenang, namun siaga, dan kenali resiko di lingkungan sekitar," kata Rahayu, Rabu (8/4/2026).
Berikut prakiraan cuaca potensi hujan sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang dapat terjadi pada skala lokal dan durasi singkat di sebagian wilayah Jabar:
Baca juga: Viral Whoosh Sempat Berhenti Mendadak di Kopo Bandung, Ternyata gara-gara Cuaca Ekstrem