Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Haliyudin Ulima
BULA, TRIBUNAMBON.COM – Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) memastikan ketersediaan lapak bagi pedagang di Pasar Rakyat Kota Bula dapat tersedia bagi seluruh pedagang.
Hal ini disampaikan untuk menjawab keluhan sejumlah pedagang yang mengaku tidak mendapatkan tempat jualan.
Pantauan TribunAmbon.com di lokasi Rabu (8/4/2025), lebih dari ratusan ruko jualan masih tampak kosong.
Dari total 168 ruko, hanya kurang dari 50 ruko yang masih ditempati pedagang untuk berjualan.
Hanya saja, bangunan-bangunan tersebut tampak tak sudah tak terawat dengan rumput liar yang nyaris menutupi area bangunan.
Asisten II Setda SBT, Abu Saleh Salampessy, menegaskan bahwa fasilitas di dalam pasar sudah disiapkan.
“Di dalam sini telah tersedia dan bahkan ada-ada yang sudah memiliki itu, jadi insyaallah tidak ada masalah,” ujarnya.
Baca juga: Dirut PLN Darmawan Prasodjo Raih Penghargaan Green Leadership
Baca juga: Bupati Malteng Rakor Dengan Seluruh Camat, Pastikan Kamtibmas di Setiap Wilayah
Ia menyebut, sebagian pedagang bahkan sudah memiliki lapak resmi di dalam pasar.
Namun, masih ada yang memilih berjualan di luar area pasar.
Menurutnya, hal tersebut menjadi salah satu penyebab kesemrawutan di kawasan pasar.
Ia menegaskan bahwa alasan kekurangan tempat tidak sepenuhnya benar.
“Terkait kendala-kendala bahwa di pasar tidak ada tempat, itu tidak benar karena sudah disiapkan,” tegasnya.
Pemerintah juga memastikan proses penataan dilakukan secara adil.
Setiap pedagang akan diarahkan sesuai dengan zonasi yang telah ditentukan.
Langkah ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan pasar yang lebih tertib dan nyaman.(*)