SURYAMALANG.COM, KABUPATEN MALANG - Sebuah tebing di Dusun Sengon, Desa Dalisodo, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang longsor, Selasa (7/4/2026).
Material longsor menutup akses jalan alternatif antar dusun bagi warga setempat.
Bencana ini terjadi sekira pukul 17.00 WIB.
Hari ini, Rabu (8/4/2026), beberapa pihak mulai dari BPBD Kabupaten Malang, Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga Kabupaten Malang, anggota TNI-Polri, pemerintah desa serta warga gotong royong melakukan pembersihan.
Terlihat alat berat dari Dinas PU Bina Marga Kabupaten Malang dikerahkan untuk membantu mempercepat pembukaan akses jalan, agar warga bisa kembali melintas di jalur ini.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang, Sadono Irawan mengatakan, kejadian ini bermula dari hujan dengan intensitas sedang hingga deras di wilayah Kecamatan Wagir.
Baca juga: Modus Tak Terduga Komplotan Maling Spesialis Jebol Tembok Minimarket Tertangkap di Klojen Malang
"Hal ini mengakibatkan terjadinya tanah longsor pada sebuah tebing di tiga titik tepatnya di RT 10/RW 06 Desa Dalisodo, Kecamatan Wagir," kata Sadono kepada SURYAMALANG.COM, Rabu (8/4/2026).
Sadono menjelaskan, tiga titik yang mengalami longsor di antaranya di titik satu sepanjang 3 meter, lebar 1 meter dan tinggi 3 meter.
Titik dua longsor terjadi dengan panjang 2 meter, lebar 1 meter, dan tinggi 3 meter.
Kemudian titik tiga panjang longsor 8 meter, lebar 2 meter, dan tinggi 15 meter.
"Longsor berdampak pada akses jalan di Desa Dalosodo karena tertutup material tanah longsor dari tiga titik longsoran," jelasnya.
Dijelaskan Sadono, pihaknya telah bergerak ke lokasi bersama dengan intansi terkait untuk melakukan penanganan.
Untuk material longsor pada titik 1 dan 2 sudah dibersihkan warga melalui kerja bakti.
Sedangkan pada titik 3 yang menutup badan jalan masih dilakukan pembersihan menggunakan ekskavator.
Saat ini, pananganan material longsor dihentikan sementara karena cuaca hujan deras.
"Hingga siang ini penanganan masih dihentikan karena cuaca di lokasi turun hujan dan dikhawatirkan terjadi longsor susulan," sambungnya.
Baca juga: Cuaca Malang-Kota Batu Hari Ini Rabu 8 April 2026: Ngantang Waspada Hujan Petir
Sementara itu, Kepala Desa Dalisodo, Suprapto menambahkan, jika longsor berdampak pada jalan alternatif antara Dusun Sengon Selatan dengan Sengon Utara.
Akibatnya, warga harus putar balik melintas ke jalan kabupaten sejauh 800 meter.
"Warga yang biasa menggunakan jalan untuk aktivitas ke sawah dan lainnya pun terganggu."
"Mereka harus putar balik sejauh 800 meter," sambungnya.
Selain tanah longsor di Dusun Sengon, empat hari yang lalu, Suparapto menyampaikan juga terjadi longsor pada tembok penyangga tanah (TPT) di Dusun Wangkal.
Kejadian ini pun berdampak jalur pendidikan di SD Negeri 4 Dalisodo.
Sebab, akses jalan terputus. Murid maupun tenaga pendidik dari Dusun Precet terpaksa putar balik sejauh 2 kilometer.
"Di lokasi ini sudah di survei oleh Dinas PU Bina Marga untuk ditangani TPT yang ambrol beberapa hari lalu," tegasnya.
Baca juga: Jeritan Pedagang Tempe di Kota Malang, Kena Imbas Perang Iran vs Amerika-Israel di Timur Tengah