Perkuat Kedaulatan, Kantor Imigrasi Sorong Ikuti Pengarahan Virtual Dirjen Imigrasi
Petrus Bolly Lamak April 08, 2026 04:38 PM

TRIBUNSORONG.COM - Kantor Imgrasi Kelas II TPI Sorong hadiri secara Virtual. 

Direktur Jenderal Imigrasi memberikan pengarahan umum kepada seluruh jajaran satuan kerja imigrasi pada Senin, 6 April 2026, dalam rangka penguatan tugas dan fungsi keimigrasian. 

Baca juga: Rayakan Hari Bhakti ke-76, Imigrasi Sorong Bakal Buka Pos Pelayanan di Maybrat dan Raja Ampat 

Kegiatan ini mengusung tema “Imigrasi untuk Rakyat, Menegakkan Kedaulatan, Mewujudkan Pelayanan Prima dan Reformasi Birokrasi yang Nyata.”

Dalam arahannya, Direktur Jenderal Imigrasi menegaskan bahwa peran imigrasi tidak hanya sebatas pengurusan dokumen perjalanan seperti paspor. 

Baca juga: Hari Bakti Ke-76, Imigrasi Sorong Buka Layanan Paspor Simpatik: Permudah Pemohon di Akhir Pekan

Lebih dari itu, imigrasi merupakan penjaga gerbang negara, filter utama kedaulatan, serta instrumen strategis dalam mengelola lalu lintas orang melalui kebijakan selektif (selective policy).

Ia juga menekankan pentingnya membangun institusi imigrasi yang berwibawa dan berkelas, dengan prosedur yang semakin ringkas dan efisien. 

Baca juga: Perkuat Kamtibmas, Satgaswil Papua Barat dan Imigrasi Sorong Komit Tangkal Paham Radikal

Pelayanan publik, menurutnya, merupakan wajah utama negara yang harus mencerminkan kehadiran pemerintah dalam melayani masyarakat secara nyata.

“Pelayanan publik Imigrasi harus mudah, cepat, transparan, dan berintegritas. Setiap proses harus memberikan kepastian, setiap petugas harus memberikan rasa aman dan nyaman, serta setiap layanan harus mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat,” tegasnya.

Lebih lanjut, konsep “Imigrasi untuk Rakyat” tidak hanya dimaknai sebagai pelayanan administratif, tetapi juga sebagai upaya menghadirkan imigrasi yang lebih dekat dan melibatkan masyarakat. 

Penyederhanaan proses, pengurangan hambatan, serta pembenahan sistem antrean menjadi langkah konkret dalam meningkatkan kualitas layanan.

Baca juga: Imigrasi Sorong Dukung Penuh Bandara DEO dan Pelabuhan Waisai sebagai Pintu Masuk Internasional

Selain itu, imigrasi juga diharapkan berperan sebagai fasilitator ekonomi melalui kolaborasi dengan para pemangku kepentingan, tanpa mengabaikan prinsip selektivitas. 

Perwakilan imigrasi di luar negeri pun memiliki peran strategis sebagai wajah Indonesia sekaligus sumber informasi penting dalam mendukung investasi dan menarik talenta global.

Baca juga: Imigrasi Sorong Capai Realisasi Anggaran 92,8 Persen dan PNBP 206 Persen pada 2025

Dalam kesempatan tersebut, Direktur Jenderal Imigrasi juga menekankan pentingnya menjunjung tinggi integritas dan profesionalitas. 

Ia menegaskan bahwa tidak ada toleransi terhadap praktik penyimpangan, termasuk pungutan liar.

“Kepercayaan publik adalah fondasi utama. Sekali rusak, akan sulit untuk dipulihkan. Oleh karena itu, kita tegaskan bersama: stop pungli,” ujarnya.

Melalui pengarahan ini, diharapkan seluruh jajaran imigrasi dapat memperkuat komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta menjaga marwah institusi sebagai garda terdepan dalam menjaga kedaulatan negara. (*/tribunsorong.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.