Borneo FC vs PSBS Biak Terancam Tertunda, Terkendala Tiket Pesawat dan Persiapan Minim
Christoper Desmawangga April 08, 2026 06:09 PM

TRIBUNKALTIM.CO - Laga pekan ke-27 BRI Super League 2025/2026, antara Borneo FC melawan PSBS Biak terancam mengalami penundaan akibat kendala teknis yang dialami kedua tim jelang pertandingan.

Duel yang dijadwalkan berlangsung di Stadion Segiri, Samarinda, Sabtu (11/4/2026) pukul 19.00 WIB itu hingga kini belum mendapatkan kepastian perubahan jadwal dari operator liga, PT Liga Indonesia Baru (LIB).

Potensi penundaan muncul setelah tim tamu PSBS Biak belum mendapatkan tiket penerbangan untuk bertolak ke Samarinda.

Baca juga: Borneo FC Samarinda Tertahan di Surabaya Akibat Tiket Pesawat Langka, Berharap tak Seperti Persiba

Padahal, mereka dijadwalkan berangkat lebih awal pada Selasa (8/4/2026) guna menjalani persiapan dan latihan.

Kendala tersebut dipicu oleh sulitnya mendapatkan tiket pesawat, ditambah faktor finansial yang turut memengaruhi mobilitas tim.

Hingga saat ini, belum diketahui apakah manajemen PSBS akan mengajukan permohonan resmi penundaan laga kepada operator liga.

Di sisi lain, tuan rumah Borneo FC juga menghadapi situasi yang tidak ideal.

Baca juga: H2H dan Prediksi Skor Borneo FC vs PSBS Biak di Pekan ke-27 BRI Super League 2025/2026

Usai menjalani laga tandang melawan Madura United pada pekan sebelumnya, skuad Pesut Etam harus tertahan di Surabaya akibat kelangkaan tiket penerbangan menuju Kalimantan.

Manajer Borneo FC, Dandri Dauri, mengungkapkan timnya baru bisa kembali ke Samarinda pada Kamis (9/4/2026) dengan rute transit melalui Jakarta.

“Tiket pesawat langka, jadi kami memutuskan untuk bertahan di Surabaya,” ujar Dandri.

Kondisi ini membuat Borneo FC hanya memiliki waktu persiapan efektif satu hari di kandang sebelum menjamu PSBS Biak.

Baca juga: Update Klasemen Super League 2025/2026, Borneo FC Masih Tempel Persib Bandung, Persija Merana

Meski demikian, manajemen memastikan tim tetap menjaga kondisi dengan menggelar latihan selama berada di Surabaya.

“Di sini kami tetap latihan dan menjaga semangat serta mentalitas tim. Ini bukan halangan bagi kami untuk mempersiapkan diri menghadapi laga berikutnya,” tegasnya.

Kelangkaan tiket penerbangan menuju Kalimantan memang tengah menjadi persoalan yang dirasakan secara luas, terutama dalam periode arus perjalanan tinggi.

Selain sulit didapat, harga tiket juga dilaporkan melonjak jauh di atas normal. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.