TRIBUNKALTIM.CO, SANGATTA - Dinas Kesehatan Kalimantan Timur memastikan seluruh jemaah haji asal Benua Etam yang diberangkatkan melalui Embarkasi Haji Balikpapan telah menerima vaksinasi.
Vaksinasi merupakan salah satu syarat wajib yang harus dipenuhi setiap jemaah sebelum dapat bertolak ke Tanah Suci untuk menunaikan rukun Islam kelima tersebut.
Kepala Dinas Kesehatan Kalimantan Timur, Jaya Mualimin, mengungkapkan bahwa jemaah haji yang berangkat melalui Embarkasi Haji Balikpapan tidak hanya berasal dari Kalimantan Timur.
Beberapa provinsi lain juga menggunakan jalur embarkasi yang sama, yakni Kalimantan Utara, Sulawesi Tengah, dan Sulawesi Utara.
Soal kesiapan vaksinasi, Jaya menyatakan prosesnya telah berjalan dan para jemaah tengah dalam tahap pembinaan menjelang keberangkatan.
Baca juga: Harga Avtur Naik, Prabowo Tetap Turunkan Biaya Haji 2026 Rp 2 Juta
"Ya sudah (vaksin), jadi mereka sedang dibina terutama mereka yang berangkat. Kita menunggu pengumuman dari Kementerian Haji karena kondisinya di Timur Tengah kan lagi militer," ujar Jaya, Rabu (8/4/2026).
Jaya berharap kondisi di kawasan Timur Tengah segera kembali kondusif, sehingga para jemaah bisa menjalankan rangkaian ibadah haji dengan tenang dan penuh kekhusyukan.
Ribuan Jemaah Jalani Pemeriksaan Istithaah
Dari sisi kesehatan, Jaya merinci bahwa sebanyak 3.535 jemaah telah menjalani pemeriksaan kesehatan.
Hasilnya, 3.471 jemaah dinyatakan Istithaah atau memenuhi syarat, sementara 23 orang lainnya belum memenuhi kriteria tersebut.
Jaya menjelaskan, Istithaah adalah ukuran kemampuan dan kesanggupan fisik jemaah yang menjadi syarat wajib sebelum melakukan pelunasan sisa biaya ibadah haji.
Baca juga: Sidang Kasus Penipuan Haji di PN Samarinda, Kuasa Hukum Billy Limpo Ungkap Kejanggalan Dakwaan
Aspek ini dinilai sangat penting mengingat cuaca di Tanah Suci yang sangat panas, sehingga kondisi fisik yang prima menjadi kebutuhan mutlak selama menjalankan ibadah.
"Musim haji ini ada musim panas, makanya ini harus Istithaah," tegasnya.
Stok Vaksin Dipastikan Mencukupi
Jaya juga menyampaikan bahwa Kementerian Haji dan Umrah kini telah bersinergi dalam satu koordinasi bersama Kementerian Kesehatan, guna memastikan seluruh layanan kesehatan bagi para jemaah dapat terakomodir dengan baik.
Dinas kesehatan di tingkat kabupaten dan kota pun telah diarahkan untuk aktif melaksanakan vaksinasi bagi calon jemaah di wilayah masing-masing.
Untuk kebutuhan vaksinasi haji reguler, Jaya merinci ketersediaan stok yang telah disiapkan, meliputi vaksin meningitis sebanyak 3.326 vial, vaksin polio 640 vial, serta vaksin Covid-19 sebanyak 610 vial yang diperuntukkan bagi jemaah yang belum pernah mendapatkan vaksinasi sebelumnya.
Baca juga: Walikota Balikpapan Rahmad Mas’ud Minta Pemprov Kaltim Perbaiki Jalan Rusak Rawan Kecelakaan
Jaya menambahkan, satu vial vaksin dapat digunakan untuk beberapa jemaah sekaligus, sehingga stok yang ada dinilai lebih dari cukup.
"Itu semua cukup untuk jemaah haji yang akan berangkat dari Embarkasi Haji," pungkas Jaya. (*)