TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, LAMPUNG TENGAH - Sejumlah ruas jalan di Kabupaten Lampung Tengah yang menjadi tanggungjawab perbaikan Pemerintah Provinsi Lampung mulai diperbaiki sejak awal April 2026.
Salah satu ruas jalan yang mendapat perbaikan jalan sekaligus dikunjungi Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal saat groundbreaking adalah ruas jalan di Kecamatan Kalirejo-Bangunrejo.
Situasi terkini proses perbaikan jalan di wilayah tersebut, pengerjaan jalan terus berlangsung dengan aktivitas alat berat yang sedang melakukan persiapan jalan yang rencananya akan dibangun rigit beton tersebut.
Alat berat ekskavator mengeruk sisa-sisa aspal lama yang masih ada, dan meratakan lubang yang bertaburan di ruas jalan tersebut.
Perbaikan ruas jalan Kalirejo-Bangunrejo digadang-gadang akan dikerjakan dengan panjang pembuatan 6 kilometer.
Baca Juga Gubernur Minta Maaf ke Warga Kalirejo-Bangunrejo, Pastikan Perbaiki Jalan Rusak
Kesibukan pekerja perbaikan mulai terlihat di wilayah tersebut, seperti tumpukan material, lalu lalang alat berat, dan aktivitas pekerja dengan helm proyek yang berjaga di area pekerjaan alat berat.
Di sisi lain, ruas Jalan Pattimura yang menghubungkan Kabupaten Lampung Tengah-Kota Metro masih harus sabar menunggu giliran perbaikan.
Tak ubah seperti kondisi sebelum lebaran 2026, ruas Jalan Pattimura di Kecamatan Punggue, Kabupaten Lampung Tengah masih menjadi tantangan bagi para pengendara karena keadaan yang rusak parah.
"Setiap hari saya lewat jalan ini untuk bekerja dan berbelanja, pinggang saya sakit, shock breaker motor saya bocor, badan saya kotor, mata saya kelilipan debu, dan sering motor yang saya kendarai terpeleset karena licinnya jalan usai diguyur hujan," kata Wardoyo usai melintas di Jalan Pattimura Kecamatan Punggur, Lampung Tengah, Rabu (8/4/2026).
Meski sempat dilakukan pengurukan lubang menggunakan batu oleh instansi terkait pada akhir Maret dan Awal April 2026, namun kondisi jalan tetap berdebu, berlubang, berlumpur, dan berair.
Wardoyo pun mengaku, sudah puluhan motor tergelincir dan mengalami kecelakaan tunggal, dua motor bertabrakan dengan luka berat, mobil sedan dan minibus tersangkut di lubang yang dalam, dan truk terguling di jalan tersebut sepanjang bulan Maret.
Namun, Wardoyo hanya bisa menghela nafas karena ruas jalan tersebut harus menunggu giliran perbaikan
"Jalan di sini ramai, aktivitas kendaraan padat, mulai dari anak sekolah sampai kendaraan sumbu tiga lewat sini, jalurnya sampai Metro. Di Metro pun kondisi jalannya serupa jeleknya,"
"Tapi denger-denger perbaikannya bukan bulan ini. Liat di medsos abis lebaran, terus ada juga yang menyebut bulan 5 bulan 6, ya mau gimana lagi," kata dia.
Diketahui, Pemerintah Provinsi Lampung memulai pelaksanaan perbaikan jalan di 29 titik yang tersebar di 12 kabupaten/kota pada awal April 2026, dengan total panjang penanganan mencapai 99,92 kilometer.
Salah satunya Kabupaten Lampung Tengah dengan 5 titik perbaikan, dengan rincian :
1. Preservasi Bandar Jaya–Sp. Mandala – 10,00 km
2. Preservasi Kalirejo–Bangunrejo – 6,00 km
3. Preservasi Wates–Metro – 1,50 km
4. Preservasi Padang Ratu–Pekurun Udik – 4,00 km
5. Preservasi Padang Ratu–Kalirejo – 7,00 km
Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal pun datang dalam kegiatan groundbreaking pembangunan jalan rigid beton ruas Bangun Rejo–Kalirejo di Kampung Kaliwungu, Kecamatan Kalirejo, Kabupaten Lampung Tengah pada Jumat, 3 April 2026.
"Ini sudah kita lakukan groundbreaking. Insyaallah September 2026 selesai, jalan ini akan menjadi rigid beton," kata Gubernur saat groundbreaking jalan Kalirejo-Bangunrejo Lampung Tengah.
"Izin ya, nanti drainasenya kita perbaiki dan dalami," tambahnya.
Di jalan Pattimura Kota Metro dan Kecamatan Punggur—Lamteng, Gubernur Lampung beserta rombongan juga sempat meninjau ruas jalan yang rusak parah pada Senin, 23 Februari 2026.
Di Kecamatan Punggur, Lampung Tengah, Mirza melihat drainase mampet dan ruas jalan provinsi yang kondisinya sudah tidak ada aspal, bergelombang, dan dipenuhi timbunan batu sabes.
"Hari ini kita cek Jalan Pattimura di Kota Metro dan Lampung Tengah. Ruas jalan ini setiap tahun kita perbaiki, dan kembali rusak,"
"Setelah ditelusuri ternyata di sepanjang jalan banyak drainase yang mampet, tidak saling tersambung, sehingga air meluap, masuk jalan, dan merusak jalan," ujarnya sembari berjalan kaki meninjau drainase.
Kala itu, sebelum menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Gubernur Lampung sempat memberikan respon dan tindak lanjut berupa penutupan lubang menggunakan batu sabes di sepanjang Jalan Pattimura wilayah Kota Metro higga Lampung Tengah.
"Untuk saat ini perbaikan yang dilakukan adalah menutup lubang-lubang besar, dan menimbun genangan, supaya pengendara baik roda dua maupun roda empat nyaman,"
"Penanganan ini hanya sementara, nanti teman-teman bekerja sehabis Lebaran," kata Mirza.
(TRIBUNLAMPUNG.CO.ID/Fajar Ihwani Sidiq)