Laporan Wartawan Tribun Gayo Rasidan | Gayo Lues
TribunGayo.com, BLANGKEJEREN - Jembatan darurat menuju Desa Blangtemung atau Badak Uken, Kecamatan Dabun Gelang, Kabupaten Gayo Lues, kembali putus total akibat dihantam banjir setelah hujan deras melanda wilayah tersebut pada Selasa (7/4/2026) malam.
Baca juga: Warga Bersama TNI, Polisi dan Damkar Bangun Jembatan Gantung di Sungai Pintu Rime Pining Gayo Lues
Akibat kejadian tersebut, arus lalu lintas menuju desa itu terputus total.
Warga Desa Blangtemung pun tidak dapat keluar atau berpergian menggunakan kendaraan.
Hal tersebut diungkapkan oleh salah satu warga Kecamatan Dabun Gelang, Muhammad Ali kepada TribunGayo.com, Rabu (8/4/2026).
"Jembatan darurat menuju desa Blangtemung atau Badak Uken yang bernama Titi Aih Kiri kembali putus total setelah hujan deras sebelumnya melanda wilayah tersebut yang menyebabkan banjir kembali terjadi," katanya.
Ia menambahkan, saat ini warga masih terisolasi karena akses keluar masuk desa terganggu akibat jembatan darurat yang sebelumnya dibangun kembali putus.
Baca juga: Prediksi Cuaca Gayo Lues Besok 7 April 2026, Mayoritas Alami Hujan Ringan
Sejumlah aparatur sipil negara (ASN) dari kalangan guru Sekolah Dasar Negeri (SDN) Blangtemung juga mengaku terpaksa menunda perjalanan menuju sekolah karena akses terputus.
Beberapa tenaga pengajar, baik dari SDN Blangtemung maupun Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) Satu Atap yang terletak di desa tersebut, tidak dapat berangkat mengajar karena jalur Blangkejeren-Sangir yang menghubungkan ke Desa Blangtemung kembali terganggu.
"Kini personel Brimob Aceh dari Kompi Peparik Gayo Lues, sempat turun kelokasi banjir di Jembatan atau Titi Aih Kiri yang putus tersebut yang bertujuan untuk membantu warga yang akan menyeberang atau melewati sungai itu," jelas Muhammad Ali.
Diketahui, dalam dua hari terakhir, sejumlah wilayah di Gayo Lues diguyur hujan deras yang memicu terjadinya banjir.
Selain itu, banjir juga terjadi di Kecamatan Pining menyebabkan salah satu sekolah, yakni Bunayya Pining, terendam air yang disertai lumpur. (*)
Baca juga: Harga Minyak Serai Wangi di Gayo Lues Alami Kenaikan Hari Ini 6 April Rp 10.000 per Kg