Laporan Wartawan Serambi Indonesia Sa’dul Bahri | Aceh Barat
SERAMBINEWS.COM, MEULABOH – Bupati Aceh Barat, Tarmizi SP, meninjau langsung kondisi rumah seorang warga yang rusak akibat angin puting beliung di Gampong Cot Kumbang, Kecamatan Arongan Lambalek, Selasa (7/4/2026).
Korban diketahui bernama Niar (58), seorang janda yang tinggal bersama tiga anaknya yang sudah yatim.
Rumah yang ditempati selama empat tahun terakhir itu mengalami kerusakan parah setelah atapnya diterbangkan angin kencang dua hari lalu.
Dalam kunjungan tersebut, Tarmizi mengungkapkan keprihatinannya terhadap kondisi tempat tinggal korban yang dinilai sangat memprihatinkan dan tidak layak huni, bahkan sebelum diterjang bencana.
“Rumahnya yang rusak itu juga tidak layak huni. Tidak ada kamar mandi, tidak ada toilet. Betapa sedihnya kehidupan mereka,” ujar Tarmizi saat melihat langsung kondisi rumah tersebut.
Ia menjelaskan, selain atap yang rusak berat, dinding rumah yang terbuat dari papan juga sudah mulai rapuh.
Setiap hujan turun, air dengan mudah masuk ke dalam rumah melalui celah-celah dinding, sehingga memperburuk kondisi hunian keluarga tersebut.
Lebih lanjut, Tarmizi menyoroti data sosial ekonomi keluarga tersebut yang dinilai tidak sesuai dengan kondisi riil di lapangan.
Berdasarkan hasil pengecekan pihak kecamatan, keluarga Niar saat ini tercatat berada pada Desil 6 dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), padahal seharusnya masuk kategori Desil 1 atau Desil 2 yang menunjukkan tingkat kesejahteraan paling rendah.
“Kondisi ini akan segera kita evaluasi agar bantuan yang diberikan pemerintah benar-benar tepat sasaran,” tegasnya.
Suasana haru turut mewarnai kunjungan tersebut.
Seorang warga setempat bahkan terlihat menangis sambil menyampaikan rasa terima kasih kepada pemerintah daerah atas perhatian yang diberikan kepada keluarga tersebut.
Ia mengaku masyarakat sekitar ingin membantu, namun keterbatasan ekonomi menjadi kendala.
Dalam kesempatan itu, Bupati Aceh Barat juga menyerahkan bantuan masa panik kepada korban sebagai bentuk respon cepat pemerintah terhadap bencana yang terjadi.
Ia memastikan bahwa pemerintah daerah akan menindaklanjuti penanganan rumah tersebut agar keluarga Niar dapat segera menempati hunian yang lebih layak dan aman.
Sementara Keuchik Cot Kumbang Amiruddin kepada Serambinews.com, Rabu (8/4/2026) mengungkapkan rasa syukur dengan kehadiran bupati, sehingga bantuan dan penanganan terhadap rumah yang rusak akibat puting beliung sudah ditangani segera.
“Alhamdulillah dengan penanganan cepat ini sangat membantu warga kami yang menjadi korban angin puting beliung, karena di dalamnya ada tiga orang anak yatim,” ujarnya.(*)