Harwendro Dedikasikan Penghargaan Proper Emas PT MSP Untuk Masyarakat Bangka Belitung
Asmadi Pandapotan Siregar April 08, 2026 09:03 PM

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Komisaris PT Mitra Stania Prima Harwendro Adityo Dewanto mendedikasikan penghargaan prestisius Proper Emas 2025 dari Kementerian Lingkungan Hidup RI untuk masyarakat Bangka Belitung.

Proper Emas adalah penghargaan peringkat tertinggi dalam Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan dalam Pengelolaan Lingkungan (PROPER) yang diselenggarakan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

PT MSP menerima penghargaan ini karena terbukti konsisten menerapkan praktik pengelolaan lingkungan terbaik, berinovasi dalam teknologi ramah lingkungan, serta aktif dalam pengembangan masyarakat. Selain itu, penghargaan ini merupakan bukti otentik PT MSP memiliki kinerja lingkungan yang unggul dan menjadi percontohan industri yang bertanggung jawab di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

"Penilaian Proper Emas ini berkat kerjasama tim yang sangat baik di perusahaan. Penilaiannya tidak mudah, banyak yang berlomba-lomba untuk mendapat pengakuan penghargaan ini tapi tidak berhasil. Rata-rata penerima Proper Emas adalah perusahaan-perusahaan besar yang sudah sangat baik pengelolaan lingkungannya. Proper Emas kami dedikasikan untuk masyarakat Bangka Belitung yang juga berperan penting menjadi bagian penilaian di Proper Emas. Di antaranya penerapan program Pengembangan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) dan Coorporate Social Responsibility (CSR) ke masyarakat. Faktanya, apa yang telah dilakukan selama ini dinilai tepat sasaran, sangat bagus sehingga diapresiasi dengan penghargaan tertinggi yaitu Proper Emas," jelas Harwendro.

Tak hanya Proper Emas, Holding Group PT MSP yaitu Arsari Tambang juga mendapatkan apresiasi tertinggi dari KLHK RI yaitu penghargaan Green Leadership Proper. Penghargaan ini diberikan kepada Direktur Utama Arsari Tambang Aryo P. S. Djojohadikusumo.  Dua penghargaan bergengsi ini diberikan oleh Menteri Lingkungan Hidup RI, Hanif Faisol Nurofiq dalam acara yang digelar di Sasono Langen Budoyo, kawasan Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta, Selasa (7/4/2026).

Dalam keterangannya, Aryo menyampaikan bahwa penghargaan Proper Emas yang diraih menjadi bukti komitmen perusahaan dalam menjaga kualitas lingkungan, khususnya bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional.

“Dampak paling nyata yang dirasakan masyarakat adalah kualitas udara yang semakin bersih. Ini merupakan bagian dari komitmen kami menuju net zero, yakni tidak menghasilkan pencemaran udara maupun air. Alhamdulillah, hal ini sudah mulai dirasakan masyarakat sekitar dan ke depan akan terus kami tingkatkan,” ujarnya.

PT MSP sedang menyiapkan langkah strategis untuk meningkatkan kinerja lingkungan, satu di antaranya melalui penggunaan energi terbarukan secara penuh di fasilitas pengolahan/peleburan (smelter).

“In sya Allah tahun depan kami menargetkan penggunaan 100 persen energi terbarukan (renewable energy) di smelter. Ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan kami untuk meningkatkan kualitas lingkungan,” kata Aryo.

Pencapaian Proper Emas tidak hanya akan dipertahankan di sektor hilir, tetapi juga akan diperluas ke sektor hulu, termasuk kegiatan operasional pertambangan.

“Saat ini unit tambang kami sudah meraih Proper Hijau. Ke depan, kami akan mendorong peningkatan menjadi Proper Emas dengan penggunaan alat berat zero emission dan elektrifikasi di seluruh proses produksi,” jelasnya.

Kunci utama dalam menjaga dan meningkatkan pencapaian tersebut adalah integritas.

“Kami melakukan semua ini bukan semata-mata untuk mengejar penghargaan, tetapi sebagai komitmen untuk tidak mencemari lingkungan. Integritas adalah harga mati sekarang dan selamanya,” sebut Aryo.

Penghargaan ini menjadi bukti nyata bahwa MSP mampu mengintegrasikan aspek bisnis dengan keberlanjutan lingkungan serta memberikan nilai tambah bagi masyarakat. (*/E5)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.