BUKAN Sekadar Parade Bapang Barong Biasa, Warga Padati Panggung Terbuka Balai Budaya Gianyar
Anak Agung Seri Kusniarti April 08, 2026 10:37 PM

TRIBUN-BALI.COM - Antusias warga Kabupaten Gianyar terlihat tinggi untuk hadir menonton Parade Bapang Barong di panggung terbuka Balai Budaya Gianyar, Selasa (7/4) malam. 

Mereka memadati area pertunjukan sejak sore hari untuk melihat secara langsung Parade Bapang Barong serangkaian hari jadi kota Gianyar ke-255 ini. Parade Bapang Barong tersebut merupakan karya para seniman muda berbakat dari seluruh kecamatan di Kabupaten Gianyar.

Penampilan demi penampilan disambut sorakan dan tepuk tangan dari penonton. Bapang barong yang ditampilkan dalam HUT Gianyar ini, bukan sekadar pertunjukan barong seperti biasa ditemukan di berbagai pementasan calonarang.

Namun dalam parade tersebut, setiap duta kecamatan juga menonjolkan ciri khas dan keunikan dari masing-masing wilayahnya.

Baca juga: BOS MAFIA & Buronan Interpol Ternyata Ada di Bali, dan Sudah Dideportasi Imigrasi Ngurah Rai!

Baca juga: BAKAR Jadi Pilihan, Warga Denpasar Bingung Kelola Sampah, Pengusaha Terdampak Tutupnya TPA Suwung!

Setiap gerakan juga sarat makna dan nilai dan filosofis dalam kehidupan masyarakat tradisional Bali. Selain sebagai hiburan bagi masyarakat, parade bapang barong juga menjadi wadah pembinaan bagi para seniman muda untuk terus mengembangkan dan menjaga warisan budaya leluhur agar tetap lestari di tengah perkembangan zaman. 

Penampilan diawali Sanggar Dwi Bhuana Sari, Banjar Abiansemal, Kecamatan Ubud. Kemudian dilanjutkan penampilan Gamelan Laya Sabda duta Kecamatan Payangan, Sanggar Kayon Pejeng duta Kecamatan Tampaksiring, Sanggar Bagus Bhuwana Mas duta Kecamatan Sukawati, Sekaa Sebunan Sanggar Seni Jenggala Gora duta Kecamatan Blahbatuh, Sanggar Seni Manik Bengkel duta Kecamatan Gianyar.

Parade ditutup dengan penampilan duta Kecamatan Tegalalang, Sekaa Truna Aristha Bhuana Banjar Kendran.

Kepala Dinas Kebudayaan Gianyar, I Wayan Adi Parbawa menyampaikan, Pekan Budaya Gianyar menjadi momentum penting dalam upaya pelestarian seni dan budaya daerah. Selain itu juga ruang bagi seniman untuk menampilkan karya dan nilai-nilai kearifan lokal.

“Kami akan menampilkan kekayaan seni yang ada di Gianyar sebagai bentuk misi pelestarian seni dan budaya, salah satunya Parade Bapang Barong yang memiliki kekhasan di setiap daerah,” ujarnya.

Ia menambahkan, kegiatan parade bapang barong melibatkan berbagai unsur seperti sanggar seni, komunitas, sekaa teruna, hingga yowana sebagai bagian dari regenerasi pelaku seni budaya. 

Pelaksanaan kegiatan ini juga tidak terlepas dari arahan serta sinergi antara Majelis Kebudayaan Bali Kabupaten Gianyar dengan Pemerintah Kabupaten Gianyar dalam upaya menggali potensi serta mencari bibit-bibit seni yang berbasis kearifan lokal. 

“Perhelatan ini menjadi penyatuan komitmen bersama para seniman dan tokoh seni dalam mewujudkan pelestarian seni dan budaya,” tandasnya. (weg)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.