BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Kaburnya sejumlah tahanan Mapolres Bangka dari sel, Rabu (8/4/2026) subuh hari bermuara terhadap dugaan kelalaian petugas piket jaga ruang tahanan.
Diketahui, petugas kepolisian yang piket menjaga ruang tahanan tersebut telah menjalani pemeriksan oleh Propam.
Hal tersebut diungkapkan langsung oleh Kapolres Bangka, AKBP Deddy Dwitiya Putra saat konferensi pers, Rabu (8/4/2026).
“Anggota kepolisian yang piket tersebut sedang menjalani pemeriksaan oleh Propam Polres Bangka dan Propam Polda Babel,” jelasnya.
Kemudian, disinggung soal cara para tahanan melarikan diri, padahal ada beberapa lapis pintu di gedung tahanan, AKBP Deddy menyebut bahwa pihaknya masih mendalami hal itu.
“Tapi memang ada satu sel yang tidak ada lapisannya sehingga mereka bisa atau berupaya menggergaji batang sel tersebut,” ujarnya.
Namun saat disinggung lebih lanjut soal adanya kabar salah seorang pentolan tahanan yang punya akses untuk memegang kunci sel, Kapolres mengakui bahwa memang ada informasi demikian.
Baca juga: 8 Tahanan Polres Bangka Kabur Saat Subuh, Terungkap dari Teriakan Tahanan Lain
“Memang ada informasi seperti itu, ini masih kita dalami apakah ada keterkaitan salah satu yang memegang kunci. Ini masih kita dalami dan juga kita lakukan pemeriksaan-pemeriksaan secara intensif,” imbuhnya.
Adapun kronologi kaburnya para tahanan tersebut dengan cara merusak batang besi sel menggunakan gergaji.
“Kita cek TKP, ada satu batang teralis yang digergaji oleh tahanan yang kabur tersebut,” sambungnya.
Dia menyebut, gergaji yang digunakan oleh tahanan tersebut diduga didapatkan dari para penjenguk tahanan, khususnya yang memiliki keterkaitan dengan para tahanan yang kabur tersebut.
Namun ketika ditanyai bagaimana pengawasan dan pemeriksaan terhadap barang bawaan penjenguk tahanan, Kapolres menyebut bahwa kemungkinan ada kelengahan dari petugas kepolisian yang menjaga.
“Memang selalu diperiksa terhadap pembesuk, mungkin disini juga ada kelalaian, petugas piket khususnya pada saat jam besuk sehingga ada beberapa alat yang tidak sengaja masuk ke dalam sel tahanan,” ucapnya. (Bangkapos.com/Arya Bima Mahendr)