Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Novanda Halirat
AMBON, TRIBUNAMBON.COM- Dua unit longboat membantu evakuasi seorang pria yang diduga melompat dari Jembatan Merah Putih pada Rabu (8/4/2026) malam.
Korban ditemukan di perairan bawah jembatan setelah tim menggunakan longboat dari arah Desa Rumah Tiga. Selanjutnya, korban ditarik menggunakan tali hingga ke bibir pantai Desa Galala.
Proses evakuasi turut dibantu warga. Namun, kondisi air surut dan minimnya penerangan membuat korban tidak diangkat ke dalam longboat, melainkan ditarik mengikuti arus hingga ke darat.
Baca juga: Ambon Geger! Pria Diduga Lompat dari Jembatan Merah Putih, Meninggal Dunia
Baca juga: Lahan Sekolah Rakyat Masuk Tanah Ulayat, Warga Sepa Tuntut Mediasi Dengan Bupati
Salah satu warga, Umar Rumakey (20), mengaku sempat berenang bersama dua rekannya untuk mencari korban.
Saat itu, longboat yang mendekat mengonfirmasi korban telah ditemukan.
“Kami sempat tanya, sudah dapat? Mereka jawab sudah, lalu kami kembali ke darat untuk bantu evakuasi,” ujarnya.
Ia menambahkan, korban tidak dimasukkan ke dalam longboat, tetapi langsung ditarik dengan tali mengikuti arus hingga tiba di darat.
Pantauan TribunAmbon.com pukul 22.17 WIT, nampak warga sekitar berbondong - bondong mendatangi lokasi kejadian untuk bahu-membahu mengevakuasi korban dari bibir pantai ke daratan.
Setelah berhasil dievakuasi, korban sempat mendapat pertolongan pertama berupa bantuan pernapasan dari warga.
Namun, karena tidak menunjukkan respons, korban langsung dilarikan ke rumah sakit menggunakan mobil warga.