Tribunlampung.co.id, Sumedang - Sekitar 30 pengendara sepeda motor bersama sejumlah kendaraan roda empat terjebak di antara dua titik longsor yang menutup jalur bawah kawasan Cadas Pangeran, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat (Jabar) pada Rabu (8/4/2026) petang.
Material berupa tanah, batu, dan pohon besar menimbun badan jalan dari dua arah, membuat para pengendara tidak dapat melanjutkan perjalanan maupun berbalik arah.
Peristiwa tersebut dipicu oleh dua longsor yang terjadi dalam waktu berdekatan.
Longsor pertama terjadi di wilayah Cigendel, Kecamatan Pamulihan sekitar pukul 17.30 WIB, disusul longsor kedua di kawasan Ciherang, Kecamatan Sumedang Selatan sekitar pukul 18.00 WIB.
Kondisi ini menyebabkan jalur vital di kawasan tersebut lumpuh total dan memicu antrean kendaraan di kedua sisi.
Danramil 1004/Tanjungsari Kapten Inf. Agus Hermawan mengatakan, pihaknya langsung melakukan evakuasi terhadap pengendara yang terjebak, khususnya sepeda motor.
“Ada dua titik longsor besar yang menutup arah barat dan timur. Ada kendaraan di antara dua titik ini, dan untuk sepeda motor sudah berhasil kami evakuasi,” ujarnya.
Sementara itu, kendaraan roda empat hingga kini masih tertahan di lokasi.
Tercatat sekitar 12 mobil belum bisa dievakuasi, terdiri dari delapan kendaraan besar dan empat kendaraan kecil.
“Mobil ada sekitar 12 unit yang masih terjebak,” kata Agus.
Ia menambahkan, upaya penanganan telah dikoordinasikan dengan berbagai instansi terkait, seperti Dinas Pekerjaan Umum, BPBD, dan Polres Sumedang.
Proses pembersihan material longsor masih menunggu kedatangan alat berat agar akses jalan dapat segera dibuka kembali.
“Kami sudah koordinasi, sekarang menunggu alat berat. Penanganan akan melihat kondisi dan visibilitas di lapangan,” ucapnya.
Meski sempat membuat puluhan pengendara terjebak, peristiwa ini dipastikan tidak menimbulkan korban jiwa.
Longsor hanya berdampak pada terputusnya akses jalan di jalur bawah Cadas Pangeran.
sumber: Tribun jabar