SRIPOKU.COM, PALEMBANG – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Sumatera Selatan akan melakukan validasi data kendaraan bermotor di seluruh wilayah Sumatera Selatan sebagai langkah strategis meningkatkan penerimaan pajak daerah.
Kepala Bapenda Sumsel, Achmad Rizwan menegaskan, Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) menjadi salah satu sumber utama Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang berperan penting dalam pembangunan.
“Pajak kendaraan bermotor menjadi tulang punggung pendapatan daerah. Karena itu, pengelolaan data yang akurat dan terintegrasi sangat diperlukan agar potensi penerimaan bisa dioptimalkan,” ujarnya, Kamis (9/4/2026).
Rizwan menjelaskan, kegiatan validasi kendaraan bermotor telah dimulai sejak 1 April dan akan berlangsung hingga 31 Mei 2026 di seluruh kabupaten/kota se-Sumatera Selatan.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan jumlah kendaraan aktif di Sumsel dapat terdata secara akurat dan terbaru.
“Validasi kendaraan dilakukan agar kita mengetahui secara pasti berapa banyak kendaraan yang masih aktif di Sumsel,” jelasnya.
Banyak Kendala Data di Lapangan
Menurut Rizwan, masih terdapat sejumlah kendala dalam pengelolaan data kendaraan bermotor, di antaranya:
Data yang belum diperbarui
Perubahan kepemilikan yang belum tercatat
Kendaraan yang belum teridentifikasi di lapangan
Melalui validasi ini, pemerintah berupaya melakukan pemutakhiran data secara terpadu dengan melibatkan seluruh unsur pemerintahan, termasuk desa dan kelurahan.
Didukung Program SIGUNTANG
Langkah tersebut sejalan dengan arahan Gubernur Sumsel, Herman Deru, saat peluncuran aplikasi SIGUNTANG di Palembang.
Dalam masa uji coba sejak 1 Januari hingga 17 Maret 2026, aplikasi SIGUNTANG mencatat:
989 unit kendaraan terdata
Potensi PKB mencapai Rp673.487.723
430 kendaraan (43,47 persen) sudah membayar
Realisasi penerimaan Rp183.820.930
Desa Diminta Aktif Validasi
Sementara itu, Kepala Dinas PMD Sumsel, Sutoko, menyatakan dukungan penuh terhadap program tersebut.
Ia menegaskan peran pemerintah desa dan kelurahan sangat penting dalam memastikan keakuratan data kendaraan.
“Pemerintah desa dan kelurahan memiliki pemahaman langsung terhadap kondisi masyarakat. Karena itu, kami minta seluruh desa aktif melakukan verifikasi dan validasi data kendaraan bermotor,” ujarnya.
Dorong Peningkatan PAD
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan berharap dapat meningkatkan pendapatan daerah, khususnya dari sektor Pajak Kendaraan Bermotor yang selama ini menjadi andalan PAD.