TRIBUNKALTARA.COM, NUNUKAN – Aksi heroik seorang warga Nunukan, Kalimantan Utara, menegur pria yang diduga menjual narkotika jenis sabu di depan rumahnya kini menjadi sorotan netizen.
Video yang diunggah akun Hamseng di Facebook menunjukkan momen tegang saat warga berani menghadapi pelaku narkoba secara langsung.
Dalam video berdurasi singkat itu, warga tampak geram dan langsung menegur pria berbaju hitam yang diduga menjadikan halaman rumahnya sebagai “lapak” transaksi narkoba.
"Kenapa kita jual sabu-sabu depan rumahku?" teriak warga itu, sambil mengancam akan melaporkan pelaku ke pihak berwajib dalam rekaman video, dikutip TribunKaltara.com, Kamis (9/4/2026).
“Saya kasih tahu kita bagus-bagus, kita tidak mau dengar? Saya lapor kita. Siapa nama kita. Jangan sok jagoan di kampung orang,” lanjut warga di dalam video tersebut.
Baca juga: BNN Nunukan Bekali Warga jadi Penggiat Anti Narkoba, Ingatkan Peredaran secara COD
Namun, terduga pelaku tampak berjalan santai dan tak mengindahkan teguran tersebut.
Warga tersebut mengaku terganggu dengan kegaduhan yang ditimbulkan oleh para pembeli terduga bandar.
"Pasienmu sering ribut, bisakah kau atur agar mereka tidak ribut. Jauh-jauh kita menjual ya, saya lapor kita itu!," ucap warga dalam video.
Meski sudah diancam akan dilaporkan ke pihak berwajib, terduga pelaku yang terekam kamera itu justru terlihat tak mengindahkan teguran warga.
Kepala BNN Nunukan, Anton Suriyadi Siagian, menyampaikan rasa salutnya kepada warga yang berani melaporkan kasus ini melalui media sosial.
Menurut Anton, warga tersebut mungkin akan didatangi pihak BNN untuk diberikan apresiasi resmi.
"Saya salut kepada masyarakat yang berani mengungkap kejadian tindak pidana narkotika di lingkungannya," ujar Anton.
Anton Suriyadi menginformasikan bahwa laporan terhadap penyalahgunan narkoba bisa disampaikan dengan datang langsung ke kantor BNN Nunukan.
Atau melalui Hotline:
Lebih lanjut, Anton juga sangat menyayangkan masih adanya aktivitas transaksi haram di kawasan tersebut, yang diketahui berlokasi di Jalan Strat Buntu, Kelurahan Nunukan Timur.
Padahal, kawasan ini belum lama dibersihkan oleh aparat gabungan.
“Saya sangat kecewa bahwa di Strat Buntu Nunukan masih ada orang-orang yang melakukan tindak pidana narkotika. Padahal BNN bekerja sama dengan Polres dan Polda Kaltaramelakukan penyisiran di kawasan tersebut,” katanya kepada TribunKaltara.com, Kamis (9/4/2026).
Dalam penangkapan, aparat menemukan 0,4 gram sabu.
Hasil tes urine menunjukkan tersangka positif menggunakan narkotika, sehingga kemungkinan ia pengguna atau bandar kecil/kurir.
“Dua tersangka berinisial A dan B, salah satunya merupakan perantau di Nunukan,” kata Kepala BNN Nunukan.
Saat ini kasus masih dalam penyidikan Polres Nunukan. (*)
Penulis: Fatimah Majid