Laporan Kontributor Tribunjabar.id Pangandaran, Padna
TRIBUNPRIANGAN.COM, PANGANDARAN - Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Pangandaran menegaskan kepada seluruh satuan pendidikan agar berani bersikap ketika menemukan menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang tidak layak konsumsi.
Kepala Disdikpora Kabupaten Pangandaran, Soleh Supriadi, meminta kepala sekolah dan guru tidak ragu untuk menolak makanan yang dinilai tidak memenuhi standar.
"Saya tegaskan, para kepala sekolah dan guru jangan takut untuk menolak ketika menemukan menu MBG yang tidak layak," ujar Soleh kepada sejumlah wartawan di SMPN 1 Pangandaran, Kamis (9/4/2026) siang.
Menurutnya, peran sekolah sangat krusial sebagai ujung tombak dalam menyukseskan program pembentukan generasi emas 2045.
Untuk itu, kualitas makanan yang diterima peserta didik dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) harus benar-benar terjamin.
Baca juga: Buntut Viral Menu MBG Basi, SPPG Banjarharja Pangandaran Hentikan Sementara Pengiriman ke 2 Desa
Baca juga: Viral Menu MBG Basi, SPPG Banjarharja Pangandaran Disidak Tim Kesehatan
Ia mengakui, dalam pelaksanaan program MBG masih ditemukan sejumlah kendala di lapangan. Beberapa sekolah dilaporkan menerima menu yang tidak layak, seperti ikan yang masih mentah saat dibagikan kepada siswa.
"Kejadian seperti ini tentu tidak baik untuk dikonsumsi oleh peserta didik sebagai penerima manfaat," katanya.
Akibatnya, sejumlah siswa di beberapa sekolah bahkan meminta adanya perbaikan menu ke depannya.
Kemudian kasus serupa sempat terjadi di wilayah Kecamatan Kalipucang dan Kecamatan Padaherang. Ia berharap ke depan kualitas MBG semakin membaik.
Meski demikian, Disdikpora Pangandaran menegaskan tidak akan tinggal diam terhadap pihak SPPG yang tidak berkomitmen.
"Saya dari Dinas Pendidikan tidak akan pernah lembek ketika ada pihak SPPG yang tidak berkomitmen dengan program yang luar biasa ini," ucap Soleh. (*)